<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552</id><updated>2011-08-03T04:06:33.728+07:00</updated><category term='Alkisah'/><category term='Desain'/><category term='Ibroh'/><category term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Baitul Fikr</title><subtitle type='html'>Blog ini sebuah "rumah" bagi pikiran-pikiran saya dan hasil desain saya. Semoga Bermanfaat dan Mencerahkan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-1427440264248107206</id><published>2009-08-29T15:06:00.003+07:00</published><updated>2009-08-29T15:08:21.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><title type='text'>Khutbah Rasulullah SAW Menjelang Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="  color: rgb(51, 51, 51); line-height: 17px; font-family:arial, verdana, tahoma, sans-serif;"&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wahai manusia, sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yg paling utama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tetamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ketahuilah, Allah Ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbal-alamin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wahai manusia, barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan khotbahnya, “Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walau pun hanya dengan seteguk air.”)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wahai manusia, siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini, ia akan berhasil melewati Sirathal Mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;(Aku –Ali bin Abi Thalib yang meriwayatkan hadits ini– berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi, “Ya Abal Hasan, amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; line-height: 1.3em; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;disadur dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/khutbah-rasulullah-menyambut-ramadhan/" style="color: rgb(11, 94, 180); text-decoration: none; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;http://www.dakwatuna.com/2007/khutbah-rasulullah-menyambut-ramadhan/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjhx5INrJI/AAAAAAAAAQg/eDUmA0Iq0M0/s1600-h/ramadan_by_basimyat.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjhx5INrJI/AAAAAAAAAQg/eDUmA0Iq0M0/s200/ramadan_by_basimyat.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375294402531798162" style="cursor: pointer; width: 200px; height: 150px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-1427440264248107206?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/1427440264248107206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/khutbah-rasulullah-saw-menjelang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1427440264248107206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1427440264248107206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/khutbah-rasulullah-saw-menjelang.html' title='Khutbah Rasulullah SAW Menjelang Ramadhan'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjhx5INrJI/AAAAAAAAAQg/eDUmA0Iq0M0/s72-c/ramadan_by_basimyat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-7166737901887319892</id><published>2009-08-29T15:04:00.002+07:00</published><updated>2009-08-29T15:05:55.565+07:00</updated><title type='text'>Stanford</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial, sans-serif;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-bismillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pagi hari yang cerah, seorang wanita setengah baya yang mengenakan gaun pudar tampak menggandeng suaminya yang juga berbusana sederhana dan usang, turun dari kereta api di stasiun Boston, dan dengan malu-malu berjalan menuju kantor Pimpinan Universitas Harvard.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mereka bertemu dengan sekretaris sang pimpinan untuk meminta waktu bertemu dengan pimpinan. Sang sekretaris memandang suami istri itu dengan mata yang menyiratkan ketidaksukaannya melihat penampilan suami istri yang sederhana itu, dan ada kesan bahwa mereka dari udik, dan sangat tidak pantas berada di kampus universitas yang terkenal seperti Harvard.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“Nona yang baik, kami ingin bertemu dengan Pimpinan Harvard,” kata sang pria dengan sopan dan lembut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“Beliau hari ini sangat sibuk, dan entah lah jam berapa bisa ditemui” jawab sang sekretaris dengan nada terganggu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“Baiklah, kalau begitu, kami akan menunggu” jawab sang wanita setengah baya itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Selama lebih dari empat jam sekretaris itu mengabaikan mereka dengan harapan bahwa pasangan tersebut akan patah semangat dan akhirnya akan pergi, tetapi pada kenyataanya pasangan itu tidak pergi, sehingga menimbulkan frustrasi bagi sang sekretaris, yang akhirnya mengambil keputusan untuk melaporkan hal tersebut pada pimpinannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“Mungkin jika Bapak menemui mereka selama beberapa menit, mereka akan pergi," kata sang sekretaris pada pimpinan Harvard. Sang pimpinan mengangguk dan menghela napas dengan geram. Orang sepenting dia tentu tidak punya waktu untuk mereka. Ketika dia melihat sepasang suami istri yang memakai baju yang telah pudar warnanya dan usang di luar kantornya, rasa tidak senangnya muncul. Pimpinan Harvard dengan wajah yang tidak ramah menuju pasangan suami istri tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wanita paruh baya berkata padanya, “Kami memiliki seorang putra yang kuliah tahun pertama di Harvard, dan ia bahagia di sini, tetapi setahun yang lalu dia meninggal karena penyakit typus. Kami ingin mendirikan peringatan untuknya, di suatu tempat di kampus ini, apakah Tuan mengijinkan?” tanya wanita itu dengan mata yang penuh harapan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pimpinan Harvard tidak tersentuh dengan cerita ibu tadi, wajahnya bahkan memerah, dan sambil mengernyitkan kening, dia berkata dengan nada agak kasar :”Nyonya katanya, kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal. Kalau kita lakukan, kampus ini akan seperti kuburan”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;“Oh..bukan itu maksud saya,” Wanita paruh baya itu menjelaskan dengan cepat, “Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan, kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pimpinan Harvard memutar matanya dan dia menatap dengan sinis kepada suami-istri yang berpakaian pudar dan usang dan berteriak, " Apa…? Kalian akan membangun sebuah gedung, tahukah kalian, berapa harga sebuah gedung, sedangkan kami saat ini berupaya membangun sebuah gedung senilai 7,5 juta dollar, tuan dan nyonya, jangan main-main dengan saya ya ..!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Untuk beberapa saat, wanita paruh baya itu terdiam. Sang pimpinan Harvard merasa senang, karena mungkin dengan jawaban yang diberikan tadi, dia cepat terbebas dari kerepotan. Sang wanita menoleh kepada suaminya dan berkata pelan, “Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?” Suaminya mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wajah Pimpinan Harvard menampakkan kebingungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tuan dan Nyonya &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Leland Stanford&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, bangkit dan berjalan pergi meninggalkan Kampus Universitas Harvard, mereka melakukan perjalanan menuju ke Palo Alto-California. Di antara San Fransisco dan San Jose, mereka mendirikan sebuah universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak dipedulikan oleh Harvard. Universitas tersebut adalah “Stanford University”yang mulai beroperasi tahun 1891, dan kini menjadi salah satu universitas favorit kelas atas di Amerika dan dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;QS Al-Baqoroh:216&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;disadur dari http://www.wikimu.com/News/Print.aspx?id=13651&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-alhamdulillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-size: 16px; "&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SpjhTBmQlCI/AAAAAAAAAQY/JNX_IjAw6L0/s1600-h/stanforduniversity2.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SpjhTBmQlCI/AAAAAAAAAQY/JNX_IjAw6L0/s200/stanforduniversity2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375293872229356578" style="cursor: pointer; width: 200px; height: 108px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-7166737901887319892?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/7166737901887319892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/stanford.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7166737901887319892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7166737901887319892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/stanford.html' title='Stanford'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SpjhTBmQlCI/AAAAAAAAAQY/JNX_IjAw6L0/s72-c/stanforduniversity2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-8571178896996650422</id><published>2009-08-29T14:59:00.001+07:00</published><updated>2009-08-29T15:03:31.577+07:00</updated><title type='text'>Pohon Beringin</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial, sans-serif;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;-bismillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Salah satu kisah jadoel favorit ana, dengan ibroh yang luar biasa..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Di suatu siang yang panas, seorang pemuda sedang berteduh di bawah pohon beringin besar yang amat rindang. Dibawah pohon itu ia berbaring menikmati hembusan angin yang sejuk. Dan sampailah pandangannya pada salah satu buah pohon beringin yang ada di atasnya. Kemudian ia berpikir dan berkata:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Tuhan itu tidak adil, kenapa pohon beringin yang besar dan kokoh ini memiliki buah yang kecil dan tidak bisa dimakan seperti itu. Sedangkan buah semangka yang besar dan nikmat disantap hanya berasal dari sulur-sulur di tanah saja."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;Seketika itu angin berhembus dan menggoyangkan semua dahan pohon beringin besar itu. Hingga jatuhlah satu buah beringin itu tepat di batang hidung si pemuda. Lalu pemuda itu berpikir lebih dalam, kemudian berkata:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;"Sungguh, Tuhan itu Maha Adil. Seandainya buah pohon beringin itu sebesar buah semangka, entah bagaimana nasib wajah saya.."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;... Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;QS Al-Baqoroh: 216&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;QS Ali Imran: 191&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;-alhamdulillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Georgia, serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-size: 16px; "&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjgu4aOCAI/AAAAAAAAAQQ/t7GLBV6jC0c/s1600-h/Pohon-Rindang.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjgu4aOCAI/AAAAAAAAAQQ/t7GLBV6jC0c/s200/Pohon-Rindang.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375293251287648258" style="cursor: pointer; width: 200px; height: 125px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-8571178896996650422?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/8571178896996650422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/pohon-beringin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8571178896996650422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8571178896996650422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/pohon-beringin.html' title='Pohon Beringin'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjgu4aOCAI/AAAAAAAAAQQ/t7GLBV6jC0c/s72-c/Pohon-Rindang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-4027354998272424607</id><published>2009-08-29T14:53:00.002+07:00</published><updated>2009-08-29T14:59:21.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:Arial, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-bismillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ana mengenal beliau, ketika kami dipertemukan Alloh dalam satu wajihah dakwah di kampus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wajah khas suku jawa, janggut menjadi ciri khasnya, cara bicara yang pelan dan santun, namun ia adalah ikhwan yang paling lantang bertakbir!! (pengalaman selama dauroh dan acara2 lain bersama beliau).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Senyum lebar yang khas itu, tak pernah lepas dari wajahnya setiap kali kami berjumpa. Diiringi dengan salam mesra dan jabatan erat, plus cipika-cipiki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Subhanalloh, indah nian ukhuwah itu, disanalah penggugur dosa kami, disanalah hati kami berpadu dan saling memahami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3 tahun ini, hampir selalu kami dipertemukan Alloh di berbagai wajihah dakwah dan kepanitiaan. Begitu banyak keteladanan dan ibroh yang ana dapatkan dari beliau, baik dari obrolan kami, diskusi kami, canda kami, sampai diamnya kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Bergerak dan Menggerakkan", itulah kalimat yang menggambarkan dirinya. Amanah beliau yang luar biasa, hampir di setiap kerja dakwah kampus ana menemukan beliau disana. Tidak jarang beliau menjadi qiyadah di berbagai proyek dakwah, ana pun terkadang dipercaya jadi staf kepercayaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tidak jarang ana curhat ke beliau, tentang keadaan iman ana, tentang kerja dakwah ana, tentang gejolak qolbu ana, tentang masalah yang ana hadapi, dan lain-lain. Hal yang cukup unik, beliau adalah salah satu ikhwan yang paling ana percayai di kampus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pernah suatu ketika ana melakukan kelalaian dalam kerja dakwah, sehingga ana merasa mendapat respon yang kurang enak dari ikhwah lain (semoga ini cuma dzon saja), namun ketika bertemu beliau beda rasanya. Seperti biasa beliau memberi salam dengan lengkap dan jelas, disertai senyuman khasnya dan jabatan tangan erat, dan dilanjutkan dengan pertanyaan: 'antum kemarin sakit ya? dah sehat akh?'. Tanpa bertanya apa latar belakang kelalaian ana, beliau melanjutkan perbincangan, sesekali bercanda dengan khasnya. Ana benar-benar merasa nyaman jika berbincang dengan beliau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sungguh suatu nikmat tak terkira dari Alloh, yang telah mengirimkan saudara seperti beliau dalam kehidupan ana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Syukran wa jazakallohu bi ahsanil jaza' akhi. Semoga Alloh menjaga ukhuwah ini hingga kita bisa berbincang dan bercanda lagi di jannahNya kelak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ana Uhibbuka Fillah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;QS Al-Anfaal:63&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Arief Al Fikri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;17 Sya'ban 1430 H&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-alhamdulillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Georgia, serif; font-size: 16px; "&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjfshsc7AI/AAAAAAAAAQI/2lidj48AxhA/s1600-h/HP.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjfshsc7AI/AAAAAAAAAQI/2lidj48AxhA/s200/HP.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375292111318739970" style="cursor: pointer; width: 154px; height: 200px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-4027354998272424607?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/4027354998272424607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/bismillaah-ana-mengenal-beliau-ketika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/4027354998272424607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/4027354998272424607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/bismillaah-ana-mengenal-beliau-ketika.html' title=''/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Spjfshsc7AI/AAAAAAAAAQI/2lidj48AxhA/s72-c/HP.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-5744692752858874479</id><published>2009-08-06T23:18:00.003+07:00</published><updated>2009-08-06T23:20:13.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Bulan</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Arial, sans-serif;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-bismillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pengen mengutip cerita saat maghrib tadi, dalam perjalanan pulang dari stasiun Pondok Ranji bersama puluhan penumpang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Malam ini bulan mulai purnama, hampir sempurna. Di perjalanan pulang seorang sahabat berkata pada saya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Bulannya indah ya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya menatap bulan itu lekat-lekat, tersenyum, ada secercah kesejukan di qalbu, dan menjawab pertanyaannya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Iya dong, apalagi Penciptanya.."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tanda-tanda kebesaran Rabb itu ada dimana-mana. Kembali pada diri kita, apakah bisa memahami dan men-tadabbur-i tanda-tanda itu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;QS Ar-Rahman:13&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;QS Fusshilat:37&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-alhamdulillaah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 16px; "&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsCnybBcaI/AAAAAAAAAP4/Bk75X1K3KWw/s1600-h/ampera-dikala-purnama.jpg"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; "&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsCnybBcaI/AAAAAAAAAP4/Bk75X1K3KWw/s200/ampera-dikala-purnama.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366886263515345314" style="cursor: pointer; width: 200px; height: 133px; " /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-5744692752858874479?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/5744692752858874479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5744692752858874479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5744692752858874479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/bulan.html' title='Bulan'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsCnybBcaI/AAAAAAAAAP4/Bk75X1K3KWw/s72-c/ampera-dikala-purnama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-2030137469285027245</id><published>2009-08-06T23:14:00.004+07:00</published><updated>2009-08-06T23:17:46.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><title type='text'>Jilbab?</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;-bismillaah-&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jilbab minimalis, pakaian sempit, jins ketat, tanpa kaos kaki.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sedikit gambaran tentang 'jilbab gaul'.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Artikel ini ditulis saat hati saya sedang muak, muak dengan 'jilbab gaul' yang semakin marak.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mari sedikit memahami kembali arti dan makna dari &lt;b&gt;HIJAB&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Dalil Menutup Aurat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;seluruh tubuh&lt;/span&gt; mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al-Ahzab:33&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt; kecuali yang (biasa) nampak dari padanya&lt;/span&gt;. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya ...&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS An-Nuur:31&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Batas-batas Aurat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sabda Rasulullah SAW kepada Asma’ binti Abu Bakar,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Wahai Asma’ sesungguhnya seorang wanita itu apabila telah baligh (haidh) maka tidak boleh baginya menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjukkan &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;wajah&lt;/span&gt; dan &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;telapak tangannya&lt;/span&gt;.”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;HR Abu Dawud&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Pakaian yang Tidak Ketat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Sesungguhnya sebilangan ahli neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk syurga dan tidak akan mencium baunya."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;HR Bukhari dan Muslim&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Keterangan: Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Menjaga Lisan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al Ahzab: 32&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Tabarruj (Menampakkan Perhiasan)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Bijaksana.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS An-Nuur:60&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"... dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu ..."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al-Ahzab:33&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Memakai Wangian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;“Siapa saja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zina.”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;HR Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Bersentuhan dengan Bukan Mahram&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;HR At Tabrani dan Baihaqi&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Khatimah, saya hanya ingin mengutip perkataan seorang al-akh ketika kami membahas hal ini:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Memang fisik telah terhijab, tapi apakah &lt;b&gt;HATI&lt;/b&gt; mereka telah terhijab?"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Allohua'lam bisshowab&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsB27N4KgI/AAAAAAAAAPw/GEPO4m6_In0/s1600-h/Hijab+04.jpg"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsB27N4KgI/AAAAAAAAAPw/GEPO4m6_In0/s200/Hijab+04.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366885424062540290" style="cursor: pointer; width: 200px; height: 189px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-2030137469285027245?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/2030137469285027245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/jilbab.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2030137469285027245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2030137469285027245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/jilbab.html' title='Jilbab?'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsB27N4KgI/AAAAAAAAAPw/GEPO4m6_In0/s72-c/Hijab+04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-6669858428568005405</id><published>2009-08-06T23:11:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T23:14:04.979+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Taushiyah Futhur</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;-bismillaah-&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;"Innallohasy taroo minal mu'miniina anfusihim wa amwalakum bi annalahumul jannah..&lt;/i&gt;" *&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Akh, kalo 'cuma' berdakwah tentu kita akan mudah melakukannya. Tapi apakah kita bisa &lt;b&gt;CINTA&lt;/b&gt; terhadap dakwah? Ini yang harus kita renungkan bersama.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Akhi, jalan ke surga itu memang dikelilingi oleh hal-hal yang membuat kita jenuh, plus syaithon yang tentunya akan membisikkan dzon dan rasa khawatir dalam diri kita agar lebih condong pada dunia. So, nanti jika kita ketemu lagi saya tidak ingin melihat antum masih 'enjoy' dengan kefuturan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Allohu akbar!!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;--&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ini SMS dari seorang al-akh, tadi ana sempat buka-buka inbox lama dan menemukan SMS ini. SMS ini dikirim ketika ana sedang 'future'. Sebelum itu beliau mengunjungi ana di kos dan kami ngobrol hangat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ana juga curhat kalo lagi 'future' dan bilang kalo lagi menikmati masa-mas 'future' itu, jauh dari amanah dan kesibukan. Dan tidak lama setelah beliau pamit pulang, SMS ini masuk di inbox HP ana.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sungguh indah ukhuwah, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Syukran jaziylan wa jazakallohu khairan katsiron tuk saudaraku yang telah memberi taushiyah ini, semoga Alloh meneguhkan iman kita dan mempertemukan kita lagi di jannah-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;* "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka..."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS At-Taubah:111&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;-alhamdulillah-&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsBGpsxS_I/AAAAAAAAAPo/7ohCs_HNn3I/s200/3664160379_8b06644236.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-6669858428568005405?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/6669858428568005405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/taushiyah-futhur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6669858428568005405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6669858428568005405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/taushiyah-futhur.html' title='Taushiyah Futhur'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SnsBGpsxS_I/AAAAAAAAAPo/7ohCs_HNn3I/s72-c/3664160379_8b06644236.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-2092261836689556664</id><published>2009-08-06T23:06:00.005+07:00</published><updated>2009-08-06T23:10:47.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><title type='text'>Renungan Menjalani Hidup</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga setelah membaca dan merenungi ayat-ayat berikut kita semakin bijak dan bersemangat dalam menjalani setiap episode kehidupan yang dipersembahkanNya dengan penuh cinta..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;1. Kenapa aku diuji?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al-Ankabuut:2-3&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;2. Kenapa aku tidak mendapat apa yang aku inginkan?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al-Baqoroh:216&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;3. Kenapa ujian ini begitu berat?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya..."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al-Baqoroh:286&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;4. Rasa Frustasi..&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Ali Imran:139&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;5. Bagaimana aku harus menghadapinya?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu..."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al-Baqoroh:45&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;6. Kepada siapa aku berharap?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..Maka katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS At-Taubah:129&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;7. Aku tak dapat bertahan lagi!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Yusuf:87&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;8. Maka yakinlah!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Subhanalloh..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mari kita berbenah dan terus berbenah, untuk mempersiapkan yang terbaik dalam hiudp yang singkat ini..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dengan torehan kemuliaan dan semangat pantang menyerah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun, selama Allah menjadi “&lt;b&gt;JUST THE ONE GOAL&lt;/b&gt;”..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Insya Allah kita akan merasakan kebahagiaan yang tak terganti..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Artikel ini ana dapatkan dari laptop, dalam format Powerpoint presentation (.ppt).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga yang membuat slide ini mendapat keberkahan ilmu dari Alloh&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga bermanfaat. Allohu a'lam bisshowab.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..alhamdulillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Snr_zR06MDI/AAAAAAAAAPg/Rbx4YCZfsAw/s200/sujud.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-2092261836689556664?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/2092261836689556664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/renungan-menjalani-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2092261836689556664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2092261836689556664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/renungan-menjalani-hidup.html' title='Renungan Menjalani Hidup'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Snr_zR06MDI/AAAAAAAAAPg/Rbx4YCZfsAw/s72-c/sujud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-3714084437077433262</id><published>2009-08-06T22:54:00.004+07:00</published><updated>2009-08-06T23:05:56.511+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>Khutbah Jum'at Masjid Al-Muhajirin KPP Madya Jakarta</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Hari ini ana dan 2 orang teman pergi ke KPP Madya Jakarta Selatan yang berlokasi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Alhamdulillah urusan kami cepat selesai sehingga pukul 11.30 kami sudah beranjak pulang. Ana sendiri memutuskan untuk shalat jum'at di masjid kantor karena keterbatasan waktu jika pulang ke Bintaro, dan teman-teman pun memutuskan untuk menunggu ana shalat Jum'at.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pukul 11.40 ana tiba di masjid kantor, Masjid Al Muhajirin. Suasana masih sepi, hanya ada beberapa orang di shaf terdepan dan di shaf-shaf belakang (padahal datang lebih awal, kenapa memilih shaf paling belakang?).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dalam sirah, diceritakan tentang seorang da'i dan da'iyyah yang akan menikah. Da'iyyah tersebut menyadari bahwa ada kekurangan yang dimilikinya sehingga ia takut tidak akan dapat memuaskan suaminya kelak jika telah menikah. Dan akhirnya da'i dan da'iyyah ini pun menikah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sehingga benarlah apa yang ditakutkan da'iyyah tersebut. Pada malam pertama pengantin, dimana pasangan suami istri menunaikan hak masing-masing, sang suami pun terdiam karena merasa ada kekurangan yang ia temui pada istrinya. Sang istri yang sedih melihat suaminya hanya terdiam membaca QS An Nisaa;:19&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"..Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mendengar kalimatulloh itu, maka sang suami tersenyum pada istrinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pagi harinya, sang suami mendapat panggilan jihad ke medah dakwah. Sungguh berat bagi sang da'iyyah sebagai istri melepas sang suami yang baru satu hari dimilikinya. Namun dengan keimanan luar biasa ia berkata:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Wahai suamiku, berangkatlah! niscaya aku akan mendo'akana agar engkau dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Maka berangkatlah sang da'i, meniggalkan sang istri yang baru sehari halal baginya. Ternyata tugas dakwah ini tidak hanya sehari-dua hari, tidak sebulan-dua bulan, ternyata tugas dakwah yang diemban sang suami ini berjalan hingga 20 tahun!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Maka setelah selesai tugas dakwah ini selama 20 tahun, sang da'i pulang dengan kerinduan yang mendalam pada istrinya. Sehingga sampailah sang da'i pada suatu kampung yang ia yakini adalah kampungnya dulu, walaupun sekarang sudah sangat berbeda.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Namun ketika ia menuju rumahnya, terdeengarlah suara adzan memanggil jiwa setiap muslim. Maka ia tunda niat pulang ke rumah dan bergegas menuju masjid. Ketika tiba dimasjid ia melihat suatu hal yang luar biasa, disana jama'ah sungguh ramai hingga banyak jama'ah yang tidak mendapat tempat di dalam masjid.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah bertanya pada penduduk setempat. Ternyata setelah shalat jama'ah ini akan ada majelis yang akan diisi oleh seorang ulama' besar dengan ilmu yang luar biasa. Akhirnya sang da'i menunda lagi niatnya untuk pulang dan mendengarkan taujih sang ulama'. Ternyata sang ulama' masih berusia muda, namun ilmu yang ia miliki sungguh luar biasa. Wajar jika jama'ah yang datang sampai membludak.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Selepas dari taujih itu, sang da'i segera menuju rumahnya, tuk melepas rindu dengan istri tercinta. Namun ia dapati sang ulama' tadi menempuh jalan yang sama dengannya, hingga ia melihat sang da'i masuk ke rumah yang sama dengan yang ia tuju. Sang da'i mulai bertanya dalam hatinya, siapa pemuda itu? kenapa ia masuk ke dalam rumahku? apakah ia adalah laki-laki yang menikahi istriku setelah ku tinggalkan 20 tahun? Namun sang da'i segera menepis prasangka. Ia benar-benar mengenal akhlaq istrinya, ia benar-benar memahami ketaqwaan istrinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Maka tibalah ia di depan pintu rumahnya dan mengucap salam:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Assalamu'alaykum.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dari dalam rumah, sang da'iyyah tiba-tiba terkejut mendengar suara itu:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Suara ini.. suara suamiku yang telah pergi 20 tahun lamanya!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tapi sang istri masih ragu sehingga ia ingin mendengar lagi suaranya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Hingga salam ketiga sang da'i:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarokatuh.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Maka yakinlah sang da'iyyah yakin itu adalah suara suaminya tercinta dan segera membuka pintu rumah seraya menjawab salam:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Wa'alaykumsalam warohmatullohi wabarokatuh.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Duhai suamiku tercinta, segala puji bagi Alloh yang telah membawamu kembali pulang ke rumah ini.."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Namun sang da'i segera bertanya sebelum masuk ke rumah:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Wahai istriku, siapa pemuda yang masuk ke rumah ini sebelum aku datang tadi? apakah ia adalah laki-laki yang menikahimu setelah aku pergi?"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mendengar itu sang da'iyyah terdiam, kemudian ia membacakan lagi QS An-Nisaa':19&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"..Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Tidakkah engkau ingat akan ayat itu suamiku? Ketika malam pertama kita?"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Sesungguhnya pemuda yang engkau lihat tadi adalah &lt;b&gt;ANAK KITA&lt;/b&gt;, Alloh telah menganugerahkan kehamilan padaku pada malam pertama kita."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sang khatib menyebutkan bahwa ulama' yang lahir dari pasangan da'i dan da'iyyah tersebut adalah &lt;b&gt;IMAM AHMAD BIN HANBAL&lt;/b&gt; rahimahulloh. Subhanalloh, kisah yang amat menggugah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Khatib mengambil ibroh dalam kisah tersebut bahwa anak adalah amanah yang dititipkan Alloh pada orang tua. Maka binalah ia dengan pendidikan agama yang lurus dan benar.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Allohu a'lam bisshowab&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga bermanfaat&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..alhamdulillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Snr9xW5B9cI/AAAAAAAAAPY/EIUFsgOnNMY/s200/keluarga+muslim.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-3714084437077433262?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/3714084437077433262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/khutbah-jumat-masjid-al-muhajirin-kpp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/3714084437077433262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/3714084437077433262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/08/khutbah-jumat-masjid-al-muhajirin-kpp.html' title='Khutbah Jum&apos;at Masjid Al-Muhajirin KPP Madya Jakarta'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Snr9xW5B9cI/AAAAAAAAAPY/EIUFsgOnNMY/s72-c/keluarga+muslim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-1167798231749915364</id><published>2009-07-15T23:57:00.003+07:00</published><updated>2009-07-16T00:00:01.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>Lingkaran Cahaya</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Malam ini, karena cinta..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;kami bertemu kembali,melingkar kembali, tilawah bersama, muroja'ah, mendengarkan kultum, berbagi ilmu lewat madah, berjihad dengan harta lewat infaq, curhat bersama, dan akhirnya berpisah atas cinta..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Cinta pada Alloh, cinta pada Rasulullah, cinta pada jalan dakwah, menegakkan kalimah Alloh di muka bumi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jazakumullahu khairan katsiran,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;kepada adek2ku tercinta,yg kucintai karena Alloh,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;tiada yg dapat mengalahkan cinta kepada Alloh,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;yg dapat mempertemukan kita di lingkaran penuh cahaya itu,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;lingkaran yg dibanggakan para malaikat di hadapan Alloh,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;lingkaran yg dido'akan oleh para malaikat,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;lingkaran cahaya yg menerangi penjuru Markaz Besar Mujahid malam ini,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga ikatan ini, ukhuwah ini, lingkaran ini,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;akan makin kokoh dan tak renggang, walaupun banyak yang gugur dan mundur,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;namun kakak yakin kalianlah para mujahid masa depan!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Ya Allah,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;telah berjumpa dalam taat padaMu,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;telah bersatu dalam dakwah padaMu,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;telah berpadu dalam membela syari’atMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;keindahan bertawakkal kepadaMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah. Amin. Sampaikanlah kesejahteraan, ya Allah, pada junjungan kami, Muhammad, keluarga dan sahabat-sahabatnya dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;(Terjemah do'a rabithah)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl4K5ii_DNI/AAAAAAAAAPQ/2kV3kKP8qDQ/s200/241_4171+Sun+Halo+Upper+Tangent+Arc.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-1167798231749915364?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/1167798231749915364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/lingkaran-cahaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1167798231749915364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1167798231749915364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/lingkaran-cahaya.html' title='Lingkaran Cahaya'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl4K5ii_DNI/AAAAAAAAAPQ/2kV3kKP8qDQ/s72-c/241_4171+Sun+Halo+Upper+Tangent+Arc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-8828537865787712085</id><published>2009-07-15T13:24:00.003+07:00</published><updated>2009-07-15T13:28:49.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>Kualitas Iman Abu Bakr As-Siddiq ra</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Satu kisah lagi, yang benar2 menggugah keimanan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah Rasulullah SAW menjalani peristiwa Isra' MI'raj, maka keesokan harinya beliau menceritakan apa yang beliau alami kepada para penduduk Makkah. Disana berbagai pertanyaan dan pernyataan muncul tentang hal yang benar-benar mustahil terjadi di zaman itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Para kafir Quraisy bergembira karena menyangka bahwa dengan berita ini akan berakhirlah riwayat Muhammad SAW dan ajarannya. Di kalangan muslimin pun terselip perasaan bimbang dengan cerita yang susah dicerna oleh akal sehat itu. Beberapa orang kafir Quraisy kemudian bergegas mencari Atiq, teman baik dan sahabat dekat Muhammad SAW, untuk diceritakan kejadian ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mereka begitu bangga dan senangnya dengan kabar ini, berharap bahwa mereka bisa membawa Atiq kembali ke agama "nenek moyang" mereka. Bukankah Atiq seorang pedagang yang kerap kali ke Syria dan dia tahu betul betapa susah dan lamanya jarak tempuh Makkah - Syam?. Tidak terlalu lama bagi mereka menemukan Atiq, Atiq sendiri sedang dalam perjalanan ke Masjidil Haram.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Hai Atiq, semua urusan sahabatmu sampai saat sebelum ini masih enteng dan dapat ditoleransi. Tapi sekarang, kemari dan dengarkanlah. Kami hendak menyampaikan sesuatu tentang sahabatmu."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Celakalah kalian kalau kalian membahayakan jiwanya!"&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Merekapun mundur sedikit, bagaimanapun orang yang mereka ajak bicara itu dulunya termasuk jajaran tokoh yang disegani di Mekah. Keseganan ini membuat mereka takut tatkala Atiq menjawab sapaan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Dengar, sahabatmu sedang di Ka'bah. Ia menceritakan kepada orang-orang bahwa Tuhannya telah menjalankannya ke Baitul Maqdis. Ia berangkat malam, pulang malam, dan sekarang dia berada ditengah-tengah kita."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Atiq diam sejenak, kaum kafiq Quraisy menunggu reaksinya. Kemudian, diucapkannya kalimat yang kemudian hari menjadi karakternya dan digelari oleh oleh Muhammad SAW sebagai As-Siddiq (yang membenarkan).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Ada banyak hal yang di luar jangkauan pemikiran kita. Jika demikian, maka benarlah ia, sesungguhnya ia tidak pernah berdusta sekalipun. &lt;b&gt;SAYA AKAN MEMPERCAYAINYA WALAUPUN LEBIH DARIPADA ITU&lt;/b&gt;. Saya mempercayai kabar perjalanannya ke Baitul Maqdis, baik diwaktu pergi maupun kembali."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Atiq, yang tidak lain adalah Abu Bakar ra. menerobos orang-orang yang terbengong-bengong dengan ucapannya dan semakin mempercepat langkahnya menuju Masjidil Haram. Sesampainya di sana dijumpainya kumpulan orang-orang yang mencibir dan yang ragu-ragu sedang mengelilingi Muhammad SAW dengan suara ribut tidak menentu. Abu Bakar menerobos sampai dia melihat orang yang dimuliakannya sedang khusuk tertunduk menghadap Ka'bah, tiada merasa terganggu sedikitpun dengan orang-orang disekitar dia. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Abu Bakar menghampirinya, memberi salam, kemudian memeluknya sambil berkata,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Demi bapak dan ibuku yang jadi tebusanmu, wahai Rasulullah! Demi Allah, sesungguhnya engkau benar. Demi Allah, &lt;b&gt;S&lt;/b&gt;&lt;b&gt;ESUNGGUHNYA AKE MENGIMANI APA YANG TELAH TERJADI PADA ENGKAU SEMALAM KARENA ENGKAU ADALAH UTUSAN ALLAH&lt;/b&gt;. Dengarkanlah, sesungguhnya saya menyaksikan tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dalam Perang Tabuk, Rasulullah SAW. telah meminta kepada kaum muslimin agar mengorbankan hartanya pada jalan Allah. Tiba-tiba datanglah Saiyidina Abu Bakar ra, membawa seluruh harta bendanya lalu meletakkannya di antara dua tangan baginda Nabi SAW. Melihat banyaknya harta yang dibawa oleh Saiyidina Abu Bakar ra, bagi tujuan jihad itu maka Rasulullah SAW menjadi terkejut lalu berkata kepadanya: &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Hal sahabatku yang budiman, kalau sudah semua hanta bendamu kau korbankan apa lagi yang akan engkau tinggalkan buat anak-anak dan isterimu?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pertanyaan Rasulullah SAW itu dijawab oleh Sayyidina Abu Bakar Al-Siddiq ra dengan tenang sambil tersenyum, ujarnya. "Saya tinggalkan buat mereka Allah dan RasulNya."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Inilah kualitas iman Abu Bakar ra. Salah seorang shahabat yang pertama kali memeluk Islam. Shahabat yang diakui Rasulullah SAW imannya lebih berat dari seluruh ummat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga bermanfaat, Allohua'lam bisshowab&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl12soiJf0I/AAAAAAAAAPI/Il8M4MCFjG4/s200/Shahabat.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;* disadur dari http://febdian.net/drupal/isra_miraj dan http://uawat.multiply.com/reviews/item/3&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-8828537865787712085?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/8828537865787712085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/kualitas-iman-abu-bakr-as-siddiq-ra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8828537865787712085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8828537865787712085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/kualitas-iman-abu-bakr-as-siddiq-ra.html' title='Kualitas Iman Abu Bakr As-Siddiq ra'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl12soiJf0I/AAAAAAAAAPI/Il8M4MCFjG4/s72-c/Shahabat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-907986021230936519</id><published>2009-07-15T11:31:00.002+07:00</published><updated>2009-07-15T11:34:17.285+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Jangan Menyerah</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tak ada manusia&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Yang terlahir sempurna&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jangan kau sesali&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Segala yang telah terjadi&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kita pasti pernah&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dapatkan cobaan yang berat&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Seakan hidup ini&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tak ada artinya lagi&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Syukuri apa yang ada&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Hidup adalah anugerah&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tetap jalani hidup ini&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Melakukan yang terbaik&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Tuhan pasti ‘kan menunjukkan&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kebesaran dan kuasanya&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Bagi hambaNya yang sabar&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dan tak kenal putus asa&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jangan menyerah,&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jangan menyerah&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;* lirik lagu 'Jangan Menyerah' dari d'Masiv. Bagi saya pribadi, lagu ini sangat inspiratif, apalagi setelah menonton video klipnya. Luar biasa, alhamdulillah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl1cDg870ZI/AAAAAAAAAPA/aUYH0REA6Kg/s200/tok20041212101647b.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-907986021230936519?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/907986021230936519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/jangan-menyerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/907986021230936519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/907986021230936519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/jangan-menyerah.html' title='Jangan Menyerah'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl1cDg870ZI/AAAAAAAAAPA/aUYH0REA6Kg/s72-c/tok20041212101647b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-9222154558640002563</id><published>2009-07-15T11:24:00.003+07:00</published><updated>2009-07-15T11:31:43.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Perahu dan Dakwah</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Perumpamaan keadaan suatu kaum yang menjaga hukum-hukum Allah adalah seperti satu rombongan yang naik sebuah kapal.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Lalu mereka membagi-bagi tempat dan masing-masing telah mendapati tempatnya; ada yang di atas dan ada yang di bawah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Orang-orang yang berada di bawah, jika hendak mengambil air, harus melewati orang-orang yang di atas mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Lalu orang-orang yang di bawah tersebut berkata, “Seandainya saja kami melubangi tempat duduk kami ini, tentu kami tidak akan menganggu orang-orang yang di atas sana.”&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Jika mereka (para penumpang yang lain) membiarkannya, mereka semua akan binasa.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;(HR al-Bukhari, at-Tirmidzi dan Ahmad).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;--&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Salah satu bagian paling menggugah dari 2 jam materi fiqh dakwah malam ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ketika kita tidak BERGERAK tuk mencegah kemungkaran itu, maka kita juga akan terjerumus dalam kemudharatan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;So, apakah antum akan tetap DIAM?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl1bgJFBXzI/AAAAAAAAAO4/TaFTdwCGMQ4/s200/5209_1179247088063_1434734403_30518371_3494536_n.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-9222154558640002563?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/9222154558640002563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/perahu-dan-dakwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/9222154558640002563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/9222154558640002563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/perahu-dan-dakwah.html' title='Perahu dan Dakwah'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sl1bgJFBXzI/AAAAAAAAAO4/TaFTdwCGMQ4/s72-c/5209_1179247088063_1434734403_30518371_3494536_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-1321404111970631306</id><published>2009-07-13T14:57:00.004+07:00</published><updated>2009-07-13T15:00:48.048+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Rasulullah SAW</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:Arial, sans-serif;font-size:12px;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;div&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kisah yang tak pernah bosan saya baca dan renungkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Suatu malam, ummul mukminin, 'Aisyah binti Abi Bakr ra terbangun dan melihat suaminya tercinta, Rasulullah SAW tengah shalat malam. 'Aisyah ra melihat kaki beliau sampai bengkak (dalam riwayat lain dikatakan sampai telapak kaki Nabi SAW pecah-pecah).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian 'Aisyah ra bertanya pada suaminya tercinta, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau berbuat seperti ini padahal dosamu yang terdahulu dan yang akan datang telah diampuni?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(dalam riwayat lain dikatakan bahwa 'Aisyah ra berkata: bukankah engkau telah dijamin Allah masuk ke surga? mengapa engkau masih bersusah payah?)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah SAW menjawab, "Ya 'Aisyah, bukankah aku ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;---&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saudaraku, siapa yang meragukan kepastian Rasulullah SAW akan masuk jannah Alloh?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sosok dengan akhlaq dan ibadah sempurna seperti Rasulullah SAW saja tetap berjuang keras dalam ibadah, bagaimana dengan kita yang tidak ada jaminan untuk ke jannah Alloh?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sungguh termasuk hamba yang RUGI jika kita bermalas-malasan dalam ibadah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;QS Al An'aam:162&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allohumma shalli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala aliy sayyidina Muhammad.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saudarku, setelah membaca note ini, perbanyaklah shalawat kepada Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allohua'lam bisshowab&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;..alhamdulillaah..&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium; "&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SlrpWx2CiYI/AAAAAAAAAOw/QF6VTqW1eEs/s200/Quotes+1.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-1321404111970631306?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/1321404111970631306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/rasulullah-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1321404111970631306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1321404111970631306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/rasulullah-saw.html' title='Rasulullah SAW'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SlrpWx2CiYI/AAAAAAAAAOw/QF6VTqW1eEs/s72-c/Quotes+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-6859221782994090139</id><published>2009-07-12T19:37:00.004+07:00</published><updated>2009-07-12T19:47:43.053+07:00</updated><title type='text'>Murobbiy</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Murobbiy,sosok yang luar biasa.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia bagaikan oase di tengah kekeringan dan terik padang pasir yang membakar sampai ke tulang.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia bagaikan hujan di padang tandus.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia bagaikan segelas air di ujung lomba marathon(?)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Bagi saya,murobbiy adalah kakak,orang tua,guru,dan teman dalam jalan tarbiyah ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia sosok yang paling tidak mau kita sedih atau futur.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia sosok yang paling duluan khawatir saat kita sedih atau futur.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ia sosok yang tidak pernah bosan mendengarkan keluhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Saya paling sedih ketika mendengar kalau beliau mau pindah,ato penempatan,ato hal lain yang bakal membuat saya dan teman2 satu lingkaran bakal ditransfer ke murobbiy lain. Memang dah beberapa kali saya dan temen2 satu lingkaran ditransfer, dan tiap mau ditransfer saya merasakan kesedihan yang sangat mendalam.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Memang dah jadi sunnatulloh bahwa di setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Namun saya tetep gak bisa memendam rasa sedih itu, rasanya pengen nangis sejadi-jadinya waktu beliau bilang mau pindah. Pengen langsung memeluk sosok sederhana itu dan minta maaf sebanyak-banyaknya selama ini dah sangat merepotkan dan menyusahkan beliau.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Saya gak tau gimana mau mengungkapkan cinta pada beliau. Pokoknya beliau the best lah!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Murobbiy, ana uhibbuka fillah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Ya Alloh, cintailah murobbiyku, berilah ia kemudahan dan cahaya di tiap langkah dakwahnya,amiin.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Ya Allah,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;telah berjumpa dalam taat padaMu,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;telah bersatu dalam dakwah padaMu,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;telah berpadu dalam membela syari’atMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;keindahan bertawakkal kepadaMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah. Amin.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt; Sampaikanlah kesejahteraan, ya Allah, pada junjungan kami, Muhammad, keluarga dan sahabat-sahabatnya dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;(Terjemah do'a rabithah)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Slnab3UOV_I/AAAAAAAAAOg/2F086a5r_Kk/s200/LQ.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-6859221782994090139?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/6859221782994090139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/murobbiy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6859221782994090139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6859221782994090139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/murobbiy.html' title='Murobbiy'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Slnab3UOV_I/AAAAAAAAAOg/2F086a5r_Kk/s72-c/LQ.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-5960347212665641860</id><published>2009-07-10T23:55:00.002+07:00</published><updated>2009-07-10T23:58:42.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Ilmu dan Harta</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sepuluh orang kaum Khawarij mendatangi Khalifah ke-IV, Ali bin Abi Thalib Ra. Mereka mendatangi Khalifah karena ingin menanyakan sesuatu, di samping rasa iri terhadap kepandaian khalifah, baik dalam ilmu agama maupun lainnya. Rasuluilah Saw pernah bersabda: "Aku ini kotanya ilmu pengetahuan, dan Ali adalah sebagai pintunya."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Sesampainya mereka dihadapan Khalifah Ali, mereka diterima dengan ramah, dan Khalifah menganggap mereka sebagai tamu terhormat. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Salah seorang dari mereka membuka pertanyaan kepada Khalifah Ali: "Wahai Ali, kami adalah sepuluh orang yang diutus oleh kaum kami untuk mengajukan pertanyaan kepadamu, dan kami akan bergiliran bertanya kepadamu. Dan jawabanmu nantinya akan kami bawa pulang kepada kaum kami." &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Khalifah Ali menjawab: "Baiklah kalau demikian. Dan apa yang akan kalian tanyakan padaku?" &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Wahai Ali, manakah yang lebih mulia, ilmu pegetahuan atau harta benda, dan terangkan pula sebab-sebabnya?" tanya orang pertama.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Ilmu pengetahuan itu adalah warisan para nabi, sedangkan harta kekayaaan adalah warisan Qarun, Syadad dan lain-lain. Oleh karena itu, ilmu pengetahuan lebih mulia daipada harta benda," jawab Khalifah Ali. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kemudian orang kedua memberikan pertanyaan: "Manakah yang lebih mulia ilmu pengetahuan atau harta benda, dan jelaskan sebab-sebabnya?" &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmulah yang menjaga dan memelihara pemiliknya, sedangkan harta yang empunyalah yang memelihara dan menjaganya," jawab Khalifah Ali.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah orang pertama dan kedua selesai dijawab oleh Khalifah Ali, kemudian orang ketiga, keempat, kelima, hingga orang kesepuluh mengajukan pertanyaan yang sama seperti yang diajukan oleh orang pertama dan kedua. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada penanya ketiga khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena orang yang berilmu banyak sahabatnya, sedangkan orang yang banyak hartanya lebih banyak musuhnya." &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada penanya keempat khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu bila disebarkan atau diajarkan akan bertambah sedangkan harta kalau diberikan kepada orang lain akan berkurang." &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada penanya kelima khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu tidak dapat dicuri, sedangkan harta benda mudah dicuri dan dapat lenyap." &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada penanya keenam khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu tidak bisa binasa, sedangkan harta kekayaan dapat lenyap dan habis karena masa dan usia." &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada penanya ketujuh khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu tidak ada batasnya, sedangkan harta benda ada batasnya dan dapat dihitung jumlahnya." &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada penanya kedelapan khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena ilmu memberi dan memancarkan sinar kebaikan, menjernihkan pikiran dan hati serta menenangkan jiwa, sedangkan harta kekayaan pada umumnya dapat menggelapkan jiwa dan hati pemiliknya."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kepada penanya kesembilan khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia daripada harta, karena orang yang berilmu mencintai kebajikan dan sebutannya mulia seperti si 'Alim, dan sebutan mulia lainnya. Sedangkan, orang yang berharta bisa melarat dan lebih cenderung kepada sifat-sifat kikir dan bakhil."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dan kepada penanya kesepuluh khalifah menjawab: "Ilmu lebih mulia dan lebih utama daripada harta kekayaan, karena orang yang berilmu lebih mendorong untuk mencintai Allah. Sedangkan harta benda dapat membangkitkan rasa sombong, congkak dan takabur." &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Seusai mendengarkan jawaban Khalifah Ali yang begitu cemerlang, kesepuluh orang kaum Khawarij itu berdecak kagum, karena satu pertanyaan dapat dijawab dengan sepuluh jawaban. Kemudian, mereka kembali kepada kaumnya dengan rasa puas, dan bertambah yakin bahwa Khalifah Ali benar-benar sebagai pintu gerbangnya ilmu. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..alhamdulillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SldzDQKq1OI/AAAAAAAAAOY/oyBNJmunIMA/s200/menuntut-ilmu1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-5960347212665641860?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/5960347212665641860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/ilmu-dan-harta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5960347212665641860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5960347212665641860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/ilmu-dan-harta.html' title='Ilmu dan Harta'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SldzDQKq1OI/AAAAAAAAAOY/oyBNJmunIMA/s72-c/menuntut-ilmu1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-4121129100275751192</id><published>2009-07-10T09:46:00.003+07:00</published><updated>2009-07-10T09:50:59.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Pakaian yang Indah</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan."&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;QS Al A'raaf:31&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Bagaimana busana anda ketika akan menghadap atasan? kepala kantor? klien bisnis? atau Bapak Presiden?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Pasti berbeda dari biasanya, bahkan anda sangat takut jika ada noda di kemeja atau simpul dari yang tidak rapi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Coba bandingkan dengan busana anda ketika pergi ke masjid, bagaimana perbandingannya?Tidak terlalu berbeda? biasa saja? atau bumi dan langit?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dari petikan ayat cinta Alloh di atas telah kita ketahui, bahwa Alloh memerintahkan setiap anak manusia untuk memakai pakaian yang paling indah setiap memasuki masjid. Sering, mungkin hampir tiap kali sahalat berjamaah, saya berjumpa dengan jamaah yang hanya memakai kaos oblong ke masjid. Ada juga yang pake kaos bola, jaket yang motifnya unik, bahkan pernah menemukan jamaah yang shalat dengan kaos tanpa lengan, astaghfirulloh.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Menurut saya pribadi, ada baiknya jika busana kita ke masjid adalah:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;1. Pakaian muslim, dipasangkan dengan kain sarung dan peci penutup kepala. Busana yang paling merakyat, namun disinilah identitas seorang muslim yang mencintai jamaah masjid. Tanpa kita sadari ketika kita berbusana muslim sesungguhnya kita telah berdakwah kepada orang yang melihat busana kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;2. Pakaian resmi, mungkin seperti batik, kemeja, atau jaket jika memang perlu. Dipasangkan dengan celana katun biasa. Hindari memakai jins ketat, apalagi yang robek2.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;3. Hindari memakai pakaian yang bergambar makhluk hidup, pakailah pakaian yang bermotif benda2 atau tumbuhan. Polos lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;4. Lebih baik tidak memakai kaos oblong atau kaos bola untuk ke masjid. Mari bedakan masjid dan lapangan bola, atau bedakan busana ke masjid dengan busana tidur kita. Hindari juga memakai pakaian pendek/ketat yang akan membuka aurat ketika kita ruku' atau sujud.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;5. Pakailah wewangian, karena itu adalah sunnah Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;6. Jangan lupa untuk menghiasi ruhiyah kita dengan pakaian terbaik: taqwa&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat." QS Al A'raaf:26&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Kuncinya sederhana, 3M:&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mulai dari diri sendiri&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mulai dari hal kecil (busana)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;dan Mulai dari sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Mari berbenah untuk buktikan cinta kita pada Alloh no.1 dibanding yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Allohu Akbar!!&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Allohua'lam bisshowab.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SlasNUfcjZI/AAAAAAAAAOQ/k3D7wdUXm9s/s200/jamaah.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-4121129100275751192?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/4121129100275751192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/pakaian-yang-indah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/4121129100275751192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/4121129100275751192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/07/pakaian-yang-indah.html' title='Pakaian yang Indah'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SlasNUfcjZI/AAAAAAAAAOQ/k3D7wdUXm9s/s72-c/jamaah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-5310511042928439216</id><published>2009-06-27T17:29:00.003+07:00</published><updated>2009-06-27T17:32:42.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>10 Perkara</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 14px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Dituturkan bahwa Ibrahim bin Adham rahimahullah melintasi pasar di Basrah. Lantas banyak manusia mengerubunginya, seraya berucap, "Wahai Abu Ishaq (Ibrahim bin Adham), kami sudah berdoa namun doa kami belum dikabulkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab sang sufi, "Hatimu telah redup oleh sepuluh perkara:&lt;br /&gt;1. Engkau tahu Allah tapi engkau tidak menunaikan hak-Nya.&lt;br /&gt;2. Engkau merasa mencintai Rasulullah namun engkau mencampakkan sunahnya (Hadis).&lt;br /&gt;3. Engkau membaca Alquran namun engkau tidak mengamalkan (ajarannya).&lt;br /&gt;4. Engkau nikmati segenap karunia Allah namun engkau tidak mensyukurinya.&lt;br /&gt;5. Kau bilang setan adalah musuhmu namun engkau tidak melawannya.&lt;br /&gt;6. Engkau mengatakan bahwa surga adalah hak namun engkau tidak beramal untuknya.&lt;br /&gt;7. Katamu neraka adalah hak namun engkau tidak lari darinya.&lt;br /&gt;8. Menurutmu kematian adalah hak namun engkau tidak bersiap-siap untuknya.&lt;br /&gt;9. Engkau bangun dari tidurmu, lantas sibuk dengan aib orang lain, sementara borokmu sendiri tidak engkau hiraukan.&lt;br /&gt;10. Engkau telah mengubur orang-orang yang mati di antara kamu, namun kamu tidak mengambil ibrah (pelajaran) dari mereka."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" line-height: 14px;font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" line-height: 14px;font-size:small;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SkX04ZaEJNI/AAAAAAAAAOI/vkiSBXSRJOk/s200/doa.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" line-height: 14px;font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana, -webkit-fantasy;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" line-height: 14px;font-size:small;"&gt;* disadur dari republika.co.id&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-5310511042928439216?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/5310511042928439216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/10-perkara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5310511042928439216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5310511042928439216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/10-perkara.html' title='10 Perkara'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SkX04ZaEJNI/AAAAAAAAAOI/vkiSBXSRJOk/s72-c/doa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-8465387313643333640</id><published>2009-06-18T18:57:00.001+07:00</published><updated>2009-06-18T19:00:02.921+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Pacarku</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; "&gt;&lt;div style="clear: none; line-height: 14px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 10px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;..bimillaah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika seorang sahabat dekat bertanya: kamu dah punya pacar Fik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan wajib untuk saya kalo kami kumpul bareng. Kayaknya masalah wanita jadi hal yang 'tak ada habisnya' di gank kami, teman masa kecil sampe sekarang. Maklum, sejak lulus SMA (masa jahiliyah saya) saya dah memulai kehidupan baru sebagai insan tarbiyah, alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya,pertanyaannya belum dijawab..he8&lt;br /&gt;Saya hanya tersenyum dan bilang:&lt;br /&gt;"ehm, sebenernya... aku dah ada yang PUNYA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika teman2 langsung kaget dan bersorak "huweeeee!"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hujan tanya datang: "Anak mana Fik?cewek STAN ya?cantik?pinter?kaya?past&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="word_break" style="display: block; float: left; margin-left: -10px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;i pake jilbab ya?&lt;br /&gt;(untuk pertanyan terakhir,saya sebenernya pengen nanya balik: emang cewek jilbaber mau pacaran?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jawab dengan enteng: Wallohua'lam&lt;br /&gt;Seketika teman2 bingung, koq jawabannya gitu..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi,, beneran anak STAN Fik? ato temen SMA? ato 'yang dulu' nih?"&lt;br /&gt;(Hadooh! masa2 jahiliyah diungkit kembali! menyebalkan!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ha8,aku aja gak tau 'dia' siapa dan dimana sekarang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho? trus? koq tadi bilang dah ada yang punya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya,memang aku dah ada yang punya, sejak sebelum lahir malah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen2 tambah bingung, akhirnya saya ceritakan deh gimana jawabnya bisa gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenernya setiap manusia dah punya jodohnya masing2, telah Alloh tetapkan sebelum kita lahir, ketika kita masih dalam kandungan Ibu kita. Tapi aku sendiri gak inget siapa orangnya dulu,he8 (becanda)."&lt;br /&gt;"Jadi.. sebenernya dari dulu aku dah punya pacar lho,ato bisa dibilang calon istri lah. Tapi dia masih misteri. Identitasnya, pribadinya, alamatnya, wajahnya, sifanya, dan lain-lain. Aku yakin ntar PASTI ketemu, asal dicari dengan bener dan sesuai syar'i."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen2 mulai angguk2, dah agak nyambung nih, dikit. Saya lanjutin deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Koq saya bisa segitu yakinnya dengan 'dia' yang masih misteri itu??&lt;br /&gt;Soalnya yang pegang janji itu Alloh, siapa lagi yang lebih menepati janjinya dari Alloh? ya gak?&lt;br /&gt;Kalo kita dah gak percaya sama Alloh, mau sama siapa lagi percaya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai untuk 'mencolek' mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makanya, ketika kita pacaran ato membentuk hubungan khusus dengan wanita lain, bisa jadi saat itu kita jadi seorang PENGKHIANAT CINTA! Karena kita sebenernya dah dikasih Alloh pasangan masing-masing koq, eeh, malah kita sok tau dan sok mampu cari2 pasangan sendiri, dengan dalih mencari belahan jiwa, padahal Alloh PASTI lebih tau siapa yang terbaik untuk kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teman ada yang menunduk, dan ada yang memerhatikan saya dengan antusias (para jomblo,he8) alhamdulillaah..&lt;br /&gt;Obrolannya saya stop, dan langsung pindah ke topik lain, nanti temen2 jadi bosen dan ngantuk denger saya 'ceramah',he8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, memang sudah seharusnya kita menjaga dan menjaga. Menjaga hati, menjaga diri, menjaga pandangan, dan menjaga perasaan. Tapi jangan hanya pasrah dengan 'keadaan' bahwa kita dah punya jodoh masing2.&lt;br /&gt;Kita juga HARUS berusaha mencarinya, menemukannya, di belahan dunia manapun. Seperti kata-kata seorang sahabat:&lt;br /&gt;'Jodoh itu di tangan Alloh, tapi kalo gak diambil, ya ditangan Alloh terus.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus, bagaimana cara mencarinya? ujung2nya lewat pacaran juga kan?&lt;br /&gt;Ya gak lah! masak mencari cinta yang SUCI dengan jalan yang HINA?&lt;br /&gt;Kan ada jalan yang lebih syar'i, lewat ta'aruf, yang PASTINYA lebih aman (dari godaan), lebih bersih (dari fitnah), dan lebih jelas! (visinya: pernikahan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, mari menjaga diri, tuk gapai cinta hakiki.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none" style="clear: both; line-height: 14px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; "&gt;&lt;div class="photo_img" style="clear: none; line-height: 14px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; "&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30460677&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=98915220917&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=98915220917&amp;amp;id=1434734403" style="cursor: pointer; color: rgb(59, 89, 152); text-decoration: none; "&gt;&lt;img src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs115.snc1/4845_1162956680813_1434734403_30460677_7143561_n.jpg" alt="" class="" onload="return wait_for_load(this, event, function() { var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); }); });" style="border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; display: block; margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-8465387313643333640?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/8465387313643333640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/pacarku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8465387313643333640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8465387313643333640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/pacarku.html' title='Pacarku'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-2991580353339027727</id><published>2009-06-14T02:58:00.001+07:00</published><updated>2009-06-14T03:01:29.208+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Hidup Sederhana</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;..bismillaah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya ingin hidup sederhana.&lt;br /&gt;Apapun status saya, pekerjaan saya, amanah saya, dunia saya, hobi saya, dan apapun itu.&lt;br /&gt;Saya hanya ingin semua sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim itu sederhana,&lt;br /&gt;Hidupnya hanya berteladan pada Sang Rasul, bukan orang lain.&lt;br /&gt;Jika mendapat cobaan, ia bersabar, dan itu baik baginya.&lt;br /&gt;Jika mendapat nikmat, ia bersyukur, dan itu baik baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini sederhana.&lt;br /&gt;Hanya IBADAH,itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bukan bermaksud meremehkan pelaksanaan syari'ah Islam yg penuh godaan dan cobaan, namun hanya ingin mngubah mainset pikiran ana sejenak tentang hidup seorang muslim sejati. Ya, muslim sejati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-2991580353339027727?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/2991580353339027727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/hidup-sederhana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2991580353339027727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2991580353339027727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/hidup-sederhana.html' title='Hidup Sederhana'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-6864043677999395794</id><published>2009-06-09T16:44:00.003+07:00</published><updated>2009-06-09T16:49:40.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Kisah Seorang Ibu</title><content type='html'>..bismillaah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kisah ini dah sering baca di buletin, majalah, dan blog orang lain. Tapi tetep gak bosan-bosan dan sangat inspiratif. Semoga bermanfaat dan mencerahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. ”Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?” tanya si pemuda. “Oh, saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore menjenguk anak saya yang ke dua” jawab ibu itu.” Wow… hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak. &lt;p&gt;Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.” Kalau saya tidak salah ,anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya bu??Bagaimana dengan kakak adik-adik nya?” "Oh ya tentu ” si Ibu bercerita :”Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.””&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh. ” Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??”Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, ” anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak”. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu... kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani?“&lt;/p&gt;Dengan tersenyum ibu itu menjawab, ” Ooo …tidak tidak begitu nak… Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-6864043677999395794?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/6864043677999395794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/kisah-seorang-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6864043677999395794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6864043677999395794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/kisah-seorang-ibu.html' title='Kisah Seorang Ibu'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-2150613469495206015</id><published>2009-06-02T13:07:00.001+07:00</published><updated>2009-06-02T13:12:08.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Untuk Cinta</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;CInta,&lt;br /&gt;apakah engkau merindukan kedatanganku?&lt;br /&gt;tunggulah,aku segera datang&lt;br /&gt;mungkin tak lama lagi&lt;br /&gt;ketika Alloh mempertemukan kita di medan dakwah nan terjal&lt;br /&gt;disana terjalin ikatan indah nan abadi&lt;br /&gt;aku kan datang dengan cintaNya,hanya untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta,&lt;br /&gt;mulai sekarang,siapkan dirimu&lt;br /&gt;siapkan bekalmu,bekal terbaikmu&lt;br /&gt;aku pun begitu,sedang berbenah&lt;br /&gt;untuk menjemputmu&lt;br /&gt;tak lama lagi,percayalah&lt;br /&gt;jangan kau bosan dan jenuh&lt;br /&gt;percayalah pada janjiNya&lt;br /&gt;janjiNya yang tak pernah dusta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta,&lt;br /&gt;lihatlah bulan sabit itu&lt;br /&gt;tak lama lagi kan purnama&lt;br /&gt;sempurna seperti diin kita&lt;br /&gt;maka bersabarlah&lt;br /&gt;kan ku bangun istana cinta&lt;br /&gt;hanya untukmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)."&lt;br /&gt;QS An Nuur : 26&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Arief Al Fikri lagi melankolis nih..he8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-2150613469495206015?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/2150613469495206015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/untuk-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2150613469495206015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2150613469495206015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/06/untuk-cinta.html' title='Untuk Cinta'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-7247279869726255300</id><published>2009-05-29T13:32:00.001+07:00</published><updated>2009-05-29T13:35:14.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>Beliau</title><content type='html'>Rabu malam kemarin,seperti biasa jadwal saya selepas isya' bertemu dengan adik2 binaan. Alhamdulillan MBM rame malam itu,sampai2 tempat 'mangkal' kami tiap pekan juga ditempati duluan oleh kelompok LQ lain (kelompoknya mas'ul MBM!mau ngomong apa lagi?he8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika agenda madah dimulai dan saya menyampaikan pembukaan, mata saya tertuju pada seseorang yang tengah tertawa kecil di selasar barat masjid. Mas Arif! beliau mentor saya di DINAMIKA 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanalloh, begitu mengharukan. Ketika itu saya yang sedang menempati posisi sebagai murobbiy melihat murobbiy pertama saya di kampus tarbiyah ini. Rasanya waktu itu ingin segera meninggalkan majlis dan menghampiri beliau, sekedar untuk menumpahkan kerinduan. Namun tak mungkin memotong acara madah dan meninggalkan adik2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati saya masih berdebar-debar saat itu, tak sabar ingin menemui beliau, namun saya niatkan untuk menjumpai beliau selepas menyelesaikan agenda dengan adik2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah majlis mulia itu ditutup, segera saya mencari beliau ke 'pelosok' MBM. Namun rencana Alloh memang indah, malam itu saya tidak menemukan beliau. Rasa rindu memang lebih nikmat terasa jika lama terpendam, maka saat itu saya simpan rindu saya untuk beliau di tempat spesial di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga di lain waktu Alloh mempertemukan kita di tempat dan waktu yang lebih indah akhi. InsyaAlloh,amiin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-7247279869726255300?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/7247279869726255300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/beliau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7247279869726255300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7247279869726255300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/beliau.html' title='Beliau'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-2047900816221003221</id><published>2009-05-26T00:12:00.002+07:00</published><updated>2009-05-26T00:18:16.017+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>2 Tahun</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;bismillaah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ba'da shalat isya' tadi,lagi2 saya kepikiran tentang hidup&lt;br /&gt;satu pertanyaan yang mungkin sederhana namun sangat sukar ditemukan jawabannya&lt;br /&gt;siapa dirimu sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 tahun ini,saya mencoba menemukan pribadi laki-laki tarbiyah yang benar&lt;br /&gt;bagaimana memanajemen diri dan akhlaq agar terwujud pribadi ikhwan sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ikhwan sejati,apakah itu terlalu muluk?&lt;br /&gt;terkadang: ya. namun itu tak menyurutkan langkah saya untuk terus mendaki terbing terjal itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu proses dan perjalanan yang sungguh tidak mudah&lt;br /&gt;bergelut dengan ketidakpastian diri dan godaan syaithon yang selalu 'setia' jika diri mulai bimbang dan hanyut dalam keraguan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ironis..&lt;br /&gt;di satu sisi saya menimbun berlian dalam jalan tarbiyah.&lt;br /&gt;namun di satu sisi saya menimbun sampah di lubang yang sama dengan membiarkan syahwat bertahta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muhasabah,itu yang selalu saya lakukan&lt;br /&gt;minimal selepas salam di shalat fardhu&lt;br /&gt;kembali merenungi diri yang mungkin tergolong munafik&lt;br /&gt;tak lepas dari maksiyat,namun merasa diri telah terbina di jalan yang benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mungkin dikenal sebagai sahabat yang ceria dan santai dalam menghadapi hidup&lt;br /&gt;namun apakah itu diri saya yang sebenarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kompleks,hidup itu kompleks&lt;br /&gt;sederhana,hidup itu sederhana&lt;br /&gt;entah apa yang saya pilih dari pilihan di atas jika ditanya bagaimana hidupmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mencoba mencari jati diri&lt;br /&gt;itulah saya sekarang&lt;br /&gt;2 tahun mencoba membersihkan diri dari noda2 hitam di hati&lt;br /&gt;2 tahun mencoba menemukan jati diri seorang ikhwan&lt;br /&gt;2 tahun tertatih,terjatuh,dan bangkit kembali! di jalan tabiyah&lt;br /&gt;jalan penuh rintang,jalan penuh duri,jalan sesak oleh musuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalan yang terang oleh cahaya&lt;br /&gt;jalan yang hangat karena cinta&lt;br /&gt;jalan yang indah karena saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tarbiyah,begitu aku mencintainya&lt;br /&gt;ukhuwah,begitu aku mensyukurinya&lt;br /&gt;mahabbah.begitu aku mendambakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saudaraku,tolong ingatkan diri ini&lt;br /&gt;jika suatu saat aku berpaling&lt;br /&gt;jika suatu saat aku terjatuh dan tertinggal&lt;br /&gt;jika suatu saat aku jenuh dan penat&lt;br /&gt;jika suatu saat aku bosan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatkan aku akan cinta kalian,&lt;br /&gt;ingatkan aku akan cinta Rasululloh,&lt;br /&gt;ingatkan aku akan cinta Alloh yang abadi,&lt;br /&gt;ingatkan aku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih&lt;br /&gt;&lt;span&gt; mas heri,farid,danis,arso,rifq&lt;/span&gt;i,mas kun,mas gun,bang imron,mas boris,cecep,ivan,yuda,mas umar,aji,aby,dan semua saudara2ku yang kucintai karena Alloh&lt;br /&gt;&lt;div&gt;aku membutuhkan kalian,mari songsong kejayaan itu bersama!&lt;br /&gt;Allohu Akbar!!!!!!!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-2047900816221003221?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/2047900816221003221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/2-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2047900816221003221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2047900816221003221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/2-tahun.html' title='2 Tahun'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-6595672614910622183</id><published>2009-05-26T00:09:00.002+07:00</published><updated>2009-05-26T00:12:17.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Mimpi</title><content type='html'>&lt;div&gt;Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Tau gak sebenernya sepanjang waktu kita bermimpi meski saat kita lagi bangun, cuma proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang Buta Jg Bermimpi&lt;br /&gt;Orang yg terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat “gambar-2” tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yg mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi “keinginan” tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu&lt;br /&gt;Sekitar 5 menit setelah kamu terbangun kamu akan segera melupakan 50% dari mimpimu, 10 menit kemudian 90% “jalan cerita” mimpimu akan terlupakan.&lt;br /&gt;Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-2 ada orang yg datang kerumahnya. Setelah urusan dg orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tdk berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai.&lt;br /&gt;Puisi yg tidak pernah terselesaikan itu berjudul “Kubla Khan” dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris.&lt;br /&gt;Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley’s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yg mereka alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Semua Orang Bermimpi&lt;br /&gt;Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ) tapi laki-2 dan perempuan mimpinya beda dan beda pula reaksi fisiknya. Cowo cenderung bermimpi tentang cowo lain sedangkan cewe mimpinya cenderung berimbang mimpiin soal cowo atau cewe lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi.&lt;br /&gt;Pada penelitian mengenai tidur baru-2 ini, percobaan pada orang yg dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-2 gangguan emosi lainnya. Jadi kamu jangan sering-2 begadang ngaskus dari malem subuh bisa sakit jiwa lama-2 lo entar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita&lt;br /&gt;Disebut “Dream Incorporation” dan kamu pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi gini, kita rasanya haus bgt trus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi… minum lagi… haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita emang lagi kehausan. Contoh yg lain adalah saat kita mimpi kebelet pipis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh&lt;br /&gt;Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita gak bergerak-gerak mengikuti “alur cerita” mimpi kita. Banyangin aja kalo lo mimpi dikejar massa, kalo kaki lo gk lumpuh bisa-2 lu lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran ama satpam. Ada hormon yg dihasilkan saat kita tidur yg membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama-2 lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui&lt;br /&gt;Seringkali kita bermimpi berada di tempat yg asing dan ketemu dengan orang-orang yg gk kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenernya semua itu itu udah pernah kita liat cuma kita sendiri gak mampu untuk mengingatnya lagi.&lt;br /&gt;Mungkin kamu pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yg mau bunuh kita tapi mungkin aja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun !&lt;br /&gt;Sepanjang hidup kita udah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak gk akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yg akan direplay dalam mimpi kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat&lt;br /&gt;Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenernya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita tu kreatif bgt saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita ( padahal semuanya sumbernya ya dari semua yg udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yg sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yg tertarik dengan buku tafsir mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna.&lt;br /&gt;Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color (kaya tipi aja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kita juga cenderung mengalami mimpi dengan “tema” yg sama, yaitu:&lt;br /&gt;* Mimpi di sekolah,&lt;br /&gt;* Mimpi dikejar-kejar (ceritanya jadi maling)&lt;br /&gt;* Mimpi lari dalam gerak lambat ato lari tapi gak maju-maju (padahal ada kereta api mau lewat)&lt;br /&gt;* Mimpi basah (mimpi paling seru?)&lt;br /&gt;* Mimpi datang telat (biasanya kalo musim ujian heheh)&lt;br /&gt;* Mimpi bisa terbang&lt;br /&gt;* Mimpi jatuh, mimpi gigi copot, mimpi gagal lulus ujian, mimpi kecelakaan, dan&lt;br /&gt;* Mimpi ketemu orang yg udah mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana apa pernah mimpi kaya gituan semua kan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan Info Lagi :&lt;br /&gt;1. Saat kamu ngorok kamu tidak sedang bermimpi.&lt;br /&gt;2. Kalo kamu terbangun pada saat fase tidur mencapai tahap REM (Randon Eye Movement), seringkali mimpi kita akan terasa lebih nyata daripada kalo kita bangun setelah tidur pulas semalaman.&lt;br /&gt;3. Bayi tidak bermimpi mengenai dirinya sampai sekitar umur 3 tahun. Tapi sejak umur 3 sampai 8 tahun mereka akan mendapatkan mimpi buruk yg jauh lebih sering daripada orang dewasa. Itu jadi jawaban dari kenapa anak kecil sering menangis sesaat setelah terbangun dr tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30420585&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=91228765917&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=91228765917&amp;amp;id=1434734403"&gt;&lt;img style="width: 460px;" src="http://photos-b.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v4695/13/64/1434734403/n1434734403_30420585_1499497.jpg" alt="" class="" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-6595672614910622183?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/6595672614910622183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/mimpi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6595672614910622183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6595672614910622183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/mimpi.html' title='Mimpi'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-393673459989613655</id><published>2009-05-26T00:08:00.001+07:00</published><updated>2009-05-26T00:09:09.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><title type='text'>Asahlah Kapakmu</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div&gt;bismillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inspirasi note ini ana dapet dari taushiyah di LQ ahad ba'da shubuh kemaren,dari akh Widya yang ana beri kehormatan sebagai kultumer dadakan (he8). Dulu ana juga pernah denger kisah ini tapi yg kemarin lebih punya 'taste'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah ada seorang pemuda yang berencana membuka lahan baru dengan menebang areal hutan.&lt;br /&gt;Hari pertama ia berhasil menebang 20 batang pohon.&lt;br /&gt;Hari kedua ia berhasil menebang 15 pohon.&lt;br /&gt;Hari ketiga ia menebang 10 pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari keempat ia bingung karena semakin lama semakin sedikit batang pohon yang berhasil ia tebang, padahal kondisi fisiknya tidak berkurang sama sekali. Kemudian sang pemuda memutuskan untuk menemui orang bijak dan menceritakan masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak menanyakan satu hal kepada sang pemuda setelah mendengar keluhannya:&lt;br /&gt;'kapan terakhir engkau mengasah kapakmu?'&lt;br /&gt;Seketika itu sang pemuda sadar, selama ini ia tidak memperhatikan ketajaman kapaknya yang tentu akan semakin berkurang jika semakin sering dipakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini pendek dan sederhana. Namun jika kita mengambil ibrohnya sungguh luar biasa.&lt;br /&gt;Sama halnya dengan quotes yang hampir selalu ada di cover paling belakang buku panduan SPMB, quotes dari mantan presiden Amerika (afwan,ana lupa siapa,mungkin Abraham Lincoln):&lt;br /&gt;"Jika saya diberi waktu 8 jam untuk menebang sebuah pohon,maka saya akan menggunakan waktu 6 jam untuk mengasah kapak saya dan 2 jam untuk menebang pohon itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibroh yang paling kerasa adalah kesiapan.&lt;br /&gt;Sama halnya dengan mujahid dakwah. Terkadang seoarang al-akh/al-ukht begitu bersemangat dan komitmen dalam menjalani aktivitas dakwan di medan juang apapun. Namun penyakit futur dan penyakit lainnya justru sangat sering menyerang al-akh/al-ukht ini. Salah satu penyebab pentingnya adalah: kesiapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi ia adalah seorang aktivis dan kader penting di kampus atau medan jihad lain. Namun jika ia sendiri tidak membekali dirinya dengan ilmu dan persiapan lain dalam 'perang',maka sudah jadi jaminan ia akan kalah atau mundur dalam peperangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh real-nya saja adalah ketika seorang aktivis kampus STAN yang memiliki banyak amanah di berbagai wajihah. Namun ia jrang datang ke halaqoh atau malas datang ke ma'had. Tentu hal ini akan mempengaruhi perjuangannya. Minimal bekal ruhiyah dan ilmunya tentu akan menurun. Ia akan mudah goyah dan terlempar. Mudah mengeluh dan berputus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang halaqoh dipandang ringan oleh aktivis dakwah. Beranggapan bahwa absen dari halaqoh beberapa pekan tidak akan mempengaruhi ruhiyah dan kinerjanya. Na;udzubillah. Sungguh suatu anggapan yang sangat 'menenggelamkan'. Boleh jadi halaqoh memang 'sebatas' pertemuan pekanan dan transfer ilmu 'biasa'. Namun disanalah letak dan sumber kekuatan dan cahaya untuk hati-hati para mujahida dan mujahidah. Ketika ia mulai jauh dari halaqoh,maka tanpa ia sadari atau tidak akan terlihat masalah-masalah yang semakin kelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, asahlah kapakmu. Persiapkan bekalmu dengan baik dan rumuskan strategi perangmu dengan matang. Ingat! engkau takkan bisa memenangkan perang ini sendirian. Engkau membutuhkan saudara di jalan dakwah ini. Maka,susunlah barisan jihadmu mulai dari halaqoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Allohu a'lam bisshowab&lt;br /&gt;Arief Al Fikri&lt;/div&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30425446&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=91822585917&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=91822585917&amp;amp;id=1434734403"&gt;&lt;img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs094.snc1/4695_1152160170907_1434734403_30425446_727639_n.jpg" alt="" class="" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-393673459989613655?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/393673459989613655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/asahlah-kapakmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/393673459989613655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/393673459989613655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/asahlah-kapakmu.html' title='Asahlah Kapakmu'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-3979537124421459206</id><published>2009-05-20T19:54:00.000+07:00</published><updated>2009-05-20T19:56:50.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita</title><content type='html'>&lt;div&gt;Artikel ini saya dapet dari dakwatuna.com&lt;br /&gt;ditulis oleh Muhammad Bugi&lt;br /&gt;semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Karena akidahnya yang Shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Karena paham agama dan mengamalkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan yang lelaki shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dari keturunan yang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri. Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudara-saudara yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai paman-pamannya,” begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Masih gadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sehat jasmani dan penyayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berakhlak mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Lemah-lembut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Menyejukkan pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Pandai bersyukur kepada suami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih.&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30415787&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=89887210917&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=89887210917&amp;amp;id=1434734403"&gt;&lt;img src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs024.snc1/4264_1149306419565_1434734403_30415787_2393645_n.jpg" alt="" class="" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-3979537124421459206?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/3979537124421459206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/13-hal-yang-disukai-pria-dari-wanita.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/3979537124421459206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/3979537124421459206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/13-hal-yang-disukai-pria-dari-wanita.html' title='13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-2905847728116964303</id><published>2009-05-20T19:50:00.001+07:00</published><updated>2009-05-20T19:52:26.914+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>13 Sifat Perempuan yang Tidak Disukai Laki-laki</title><content type='html'>&lt;div&gt;oleh Ulis Tofa Lc.&lt;br /&gt;disadur dari dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga tidak ada pertanyaan lagi oleh para istri mulai saat ini, tentang sebab mengapa para suami mereka lari dari rumah. Karena salah satu Pusat Kajian di Eropa telah mengadakan survai seputar 20 sifat perempuan yang paling tidak disukai laki-laki. Survai ini diikuti oleh dua ribu (2000) peserta laki-laki dari beragam umur, beragam wawasan dan beragam tingkat pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survai itu menguatkan bahwa ada 13 sifat atau tipe perempuan yang tidak disukai laki-laki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, perempuan yang kelaki-lakian, “mustarjalah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tipe ini menempati urutan pertama dari sifat yang paling tidak disukai laki-laki. Padahal banyak perempuan terpandang berkeyakinan bahwa laki-laki mencintai perempuan “yang memiliki sifat perkasa”. Namun survai itu justru sebaliknya, bahwa para peserta survai dari kalangan laki-laki menguatkan bahwa perempuan seperti ini telah hilang sifat kewanitannya secara fitrah. Mereka menilai bahwa perangai itu tidak asli milik perempuan. Seperti sifat penunjukan diri lebih kuat secara fisik, sebagaimana mereka menyaingi laki-laki dalam berbagai bidang kerja, terutama bidang yang semestinya hanya untuk laki-laki… Mereka bersuara lantang menuntut haknya dalam dunia kepemimpinan dan jabatan tinggi! Sebagian besar pemuda yang ikut serta dalam survai ini mengaku tidak suka berhubungan dengan tipe perempuan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, perempuan yang tidak bisa menahan lisannya “Tsartsarah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini menempati urutan kedua dari sifat yang tidak disukai laki-laki, karena perempuan yang banyak omong dan tidak memberi kesempatan orang lain untuk berbicara, menyampaikan pendapatnya, umumnya lebih banyak memaksa dan egois. Karena itu kehidupan rumah tangga terancam tidak bisa bertahan lebih lama, bahkan berubah menjadi “neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, perempuan materialistis “Maaddiyah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah tipe perempuan yang orientasi hidupnya hanya kebendaan dan materi. Segala sesuatu dinilai dengan harga dan uang. Tidak suka ada pengganti selain materi, meskipun ia lebih kaya dari suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, perempuan pemalas “muhmalah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini menempati urutan keempat dari sifat perempuan yang tidak disukai laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, perempuan bodoh “ghobiyyah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu tipe perempuan yang tidak memiliki pendapat, tidak punya ide dan hanya bersikap pasif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, perempuan pembohong “kadzibah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan yang tidak bisa dipercaya, suka berbohong, tidak berkata sebenarnya, baik menyangkut masalah serius, besar atau masalah sepele dan remah. Tipe perempuan ini sangat ditakuti laki-laki, karena tidak ada yang bisa dipercaya lagi dari segala sisinya, dan umumnya berkhianat terhadap suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, perempuan yang mengaku serba hebat “mutabahiyah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini selalu menyangka dirinya paling pintar, ia lebih hebat dibandingkan dengan lainnya, dibandingkan suaminya, anaknya, di tempat kerjanya, dan kedudukan materi lainnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, perempuan sok jagoan, tidak mau kalah dengan suaminya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan yang selalu menunjukkan kekuatan fisiknya setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan, perempuan yang iri dengan perempuan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah tipe perempuan yang selalu menjelekkan perempuan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh, perempuan murahan “mubtadzilah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan pasaran yang mengumbar omongannya, perilakunya, menggadaikan kehormatan dan kepribadiannya di tengah-tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesebelas, perempuan yang perasa “syadidah hasasiyyah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan seperti ini banyak menangis yang mengakibatkan laki-laki terpukul dan terpengaruh semenjak awal. Suami menjadi masyghul dengan sikap cengengnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduabelas, perempuan pencemburu yang berlebihan “ghayyur gira zaidah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga menyebabkan kehidupan suaminya terperangkap dalam perselisihan, persengketaan tak berkesudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketigabelas, perempuan fanatis “mumillah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model perempuan yang tidak mau menerima perubahan, nasehat dan masukan meskipun itu benar dan ia membutuhkannya. Ia tidak mau menerima perubahan dari suaminya atau anak-anaknya, baik dalam urusan pribadi atau urusan rumah tangganya secara umum. Model seperti ini memiliki kemampuan untuk nerimo dengan satu kata, satu cara, setiap harinya selama tiga puluh tahun, tanpa ada rasa jenuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Laki-Laki Memilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil survai di Eropa itu, dikomparasikan dengan pendapat banyak kalangan dari para pemuda, para suami seputar hasil survai itu, maka bisa kita lihat pendapatnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja namanya Muhammad Yunus (36) tahun, menikah semenjak sebelas tahun, ia berkomentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya sepakat dengan hasil survai itu. Terutama sifat “banyak omong dan malas”. Tidak ada sifat yang lebih jelek dari perilaku mengumbar omongan, tidak bisa menahan lisan, siang-malam dalam setiap perbincangan, baik berbincangan serius atau canda, menjadikan suaminya dalam kondisi sempit, dan marah, apalagi suaminya telah menjalankan pekerjaan berat di luar, di mana ia membutuhkan ketenangan dan kejernihan pikiran di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru mengetahui dari rekan saya yang memiliki istri model ini, tidak bisa menahan lisannya di setiap pembicaraan, setiap waktu dan dengan semua orang. Suaminya telah menasehatinya berulang kali, agar bisa menahan omongan, namun ia tidak menggubris nasehatnya sehingga berakhir dengan perceraian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya model istri yang banyak omong, itu lebih pemalas di rumahnya. Bagaimana ia menggunakan waktu yang cukup untuk mengurus rumah tangga dan anak-anaknya, sedangkan ia sibuk ngobrol dengan para tetangga dan teman?!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamil Abdul Hadi, sebut saja namanya begitu, insinyur berumur 34 tahun, menikah semenjak 9 tahun, ia berkomentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada yang lebih buruk dari model perempuan yang materialistis, selalu menuntut setiap saat, meskipun suaminya menuruti permintaannya, ia terus meminta dan menuntut!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe perempuan ini, sayangnya tidak mudah menerima perubahan menuju lebih baik, tidak gampang menyesuaikan diri dalam kehidupan apa adanya. Boleh jadi kondisi demikian berangkat dari asuhan semenjak kecilnya. Saya tidak diuji Allah dengan model perempuan seperti ini, namun justru saya diuji dengan istri perasa dan cengeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tertawa Mahmud as Sayyid menerima hasil survai ini, ia berkomentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah, sungguh menarik ada lembaga atau Pusat Study yang menggelar survai dengan pembahasan seputar ini. Survai ini meskipun memiki cara pandang dan penilaian yang berbeda-beda, namun terungkap bahwa cara pandang itu satu sama lain tidak saling bertentangan…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain lagi dengan Mahmud, sebut saja begitu. Belum menikah, mahasiswa di universitas. Ia berujar tentang mimpinya, yaitu istri yang akan mendampinginya, ia mengharap:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pasti saya menginginkan tidak mendapatkan istri yang memiliki tipe sebagaimana hasil survai di atas. Tetapi mengingat tidak ada istri yang “sempurna”, karena itu saya masih mungkin menerima tipe perempuan di atas kecuali tipe perempuan pembohong. Istri pembohong akan lebih mudah mengkhianati, tidak menghormati hubungan suami-istri, tidak memelihara amanah, tidak bisa dipercaya. Setiap orang pada umumnya tidak menyenangi sifat bohong, baik laki-laki maupun perempuan itu sendiri. Karena akan berdampak negative pada anak-anaknya, karena anak-anak akan meniru dirinya!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia ditanya tentang tipe perempuan “kelaki-lakian”. Perempuan yang menyerupai laki-laki dalam segala hal dan menyanginya dalam segala hal. Ia berkomentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak masalah berhubungan dengan istri tipe seperti ini, selagi sifat “kelaki-lakian” tidak mengalahkan dan mengibiri sifat aslinya. Selagi ia masih mengemban kerja dan tugas yang sesuai dengan tabiat perempuan, seperti nikah, mengandung, menyusui dan lainnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perempuan “kuat” menurut saya akan mengetahui bagaimana ia mengurus kebutuhan dirinya, mengarahkan dan mengatur keluarga dan anak-anaknya. Akan tetapi segala sesuatu ada batasnya yang tidak boleh diterjangnya. Sebagaimana seorang perempuan tidak suka terhadap laki-laki yang “banci”, seperti berbicara dan berperilaku layaknya perempuan. Sebagaimana juga laki-laki tidak suka terhadap perempuan yang mengedepankan sifat kelaki-lakian… segala sesuatu ada batas ma’kulnya. Jika melampaui batas sewajarnya, yang terjadi adalah dampak negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada seorang istri yang “sempurna”. Dan memang ada berbedaan cara penilaian dan cara pandang antara laki-laki satu dengan laki-laki lain. Namun ada kaidah umum yang disepakati oleh samua. Yaitu menolak sikap bohong, penipu, sebagaimana yang disebutkan sebelumnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini menambah informasi dan pengalaman buat para istri dan calon istri. Dan tentunya bermanfaat bagi laki-laki, sehingga para suami mampu bermuasyarah atau berhubungan dengan istri-istrinya dengan cara makruf, sebagaimana yang digariskan dalam Al qur’an. Allah swt berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu) secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” Al Nisa’:19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena perempuan “syaqaiqur rijal” saudara kembar laki-laki, yang seharusnya saling mengisi dan menyempurnakan, untuk membangun “baiti jannati” sehingga keduanya mampu bersinergi untuk mewujudkan citanya itu dalam pengembaraan kehidupan ini. Allahu a’lam&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30415791&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=89891150917&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=89891150917&amp;amp;id=1434734403"&gt;&lt;img src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs024.snc1/4264_1149311419690_1434734403_30415791_8055932_n.jpg" alt="" class="" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-2905847728116964303?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/2905847728116964303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/13-sifat-perempuan-yang-tidak-disukai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2905847728116964303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2905847728116964303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/13-sifat-perempuan-yang-tidak-disukai.html' title='13 Sifat Perempuan yang Tidak Disukai Laki-laki'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-7240573763210309914</id><published>2009-05-20T19:36:00.003+07:00</published><updated>2009-05-20T19:50:08.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan</title><content type='html'>oleh DR. Amir Faishol Fath&lt;br /&gt;disadur dari dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri atau kaum wanita adalah manusia yang juga mempunyai hak tidak suka kepada laki-laki karena beberapa sifa-sifatnya. Karena itu kaum lelaki tidak boleh egois, dan merasa benar. Melainkan juga harus memperhatikan dirinya, sehingga ia benar-benar bisa tampil sebagai seorang yang baik. Baik di mata Allah, pun baik di mata manusia, lebih-lebih baik di mata istri. Ingat bahwa istri adalah sahabat terdekat, tidak saja di dunia melainkan sampai di surga. Karena itulah perhatikan sifat-sifat berikut yang secara umum sangat tidak disukai oleh para istri atau kaum wanita. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Tidak Punya Visi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kaum wanita merindukan suami yang mempunyai visi hidup yang jelas. Bahwa hidup ini diciptakan bukan semata untuk hidup. Melainkan ada tujuan mulia. Dalam pembukaan surah An Nisa’:1 Allah swt. Berfirman: “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”. Dalam ayat ini Allah dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan hidup berumah tangga adalah untuk bertakwa kepada Allah. Takwa dalam arti bersungguh mentaati-Nya. Apa yang Allah haramkan benar-benar dijauhi. Dan apa yang Allah perintahkan benar ditaati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang banyak terjadi kini, adalah bahwa banyak kaum lelaki atau para suami yang menutup-nutupi kemaksiatan. Istri tidak dianggap penting. Dosa demi dosa diperbuat di luar rumah dengan tanpa merasa takut kepada Allah. Ingat bahwa setiap dosa pasti ada kompensasinya. Jika tidak di dunia pasti di akhirat. Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang hancur karena keberanian para suami berbuat dosa. Padahal dalam masalah pernikahan Nabi saw. bersabda: “Pernikahan adalah separuh agama, maka bertakwalah pada separuh yang tersisa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Kasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Ini menunjukkan bahwa tabiat wanita tidak sama dengan tabiat laki-laki. Karena itu Nabi saw. menjelaskan bahwa kalau wanita dipaksa untuk menjadi seperti laki-laki tulung rusuk itu akan patah. Dan patahnya berarti talaknya. Dari sini nampak bahwa kaum wanita mempunyai sifat ingin selalui dilindungi. Bukan diperlakukan secara kasar. Karena itu Allah memerintahkan para suami secara khusus agar menyikapi para istri dengan lemah lembut: Wa’aasyiruuhunna bil ma’ruuf (Dan sikapilah para istri itu dengan perlakuan yang baik) An Nisa: 19. Perhatikan ayat ini menggambarkan bahwa sikap seorang suami yang baik bukan yang bersikap kasar, melainkan yang lembut dan melindungi istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para suami yang menganggap istri sebagai sapi perahan. Ia dibantai dan disakiti seenaknya. Tanpa sedikitpun kenal belas kasihan. Mentang-mentang badannya lebih kuat lalu memukul istri seenaknya. Ingat bahwa istri juga manusia. Ciptaan Allah. Kepada binatang saja kita harus belas kasihan, apalagi kepada manusia. Nabi pernah menggambarkan seseorang yang masuk neraka karena menyikas seekor kucing, apa lagi menyiksa seorang manusia yang merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Sombong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sombong adalah sifat setan. Allah melaknat Iblis adalah karena kesombongannya. Abaa wastakbara wakaana minal kaafiriin (Al Baqarah:34). Tidak ada seorang mahlukpun yang berhak sombong, karena kesombongan hanyalah hak priogatif Allah. Allah berfirman dalam hadits Qurdsi: “Kesombongan adalah selendangku, siapa yang menandingi aku, akan aku masukkan neraka.” Wanita adalah mahluk yang lembut. Kesombongan sangat bertentangan dengan kelembutan wanita. Karena itu para istri yang baik tidak suka mempunyai suami sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya dalam keseharian sering terjadi banyak suami merasa bisa segalanya. Sehingga ia tidak mau menganggap dan tidak mau mengingat jasa istri sama sekali. Bahkan ia tidak mau mendengarkan ucapan sang istri. Ingat bahwa sang anak lahir karena jasa kesebaran para istri. Sabar dalam mengandung selama sembilan bulan dan sabar dalam menyusui selama dua tahun. Sungguh banyak para istri yang menderita karena prilaku sombong seorang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Tertutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw. adalah contoh suami yang baik. Tidak ada dari sikap-sikapnya yang tidak diketahui istrinya. Nabi sangat terbuka kepada istri-istrinya. Bila hendak bepergian dengan salah seorang istrinya, nabi melakukan undian, agar tidak menimbulkan kecemburuan dari yang lain. Bila nabi ingin mendatangi salah seorang istrinya, ia izin terlebih dahulu kepada yang lain. Perhatikan betapa nabi sangat terbuka dalam menyikapi para istri. Tidak seorangpun dari mereka yang merasa didzalimi. Tidak ada seorang dari para istri yang merasa dikesampingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini banyak kejadian para suami menutup-nutupi perbuatannya di luar rumah. Ia tidak mau berterus terang kepada istrinya. Bila ditanya selalu jawabannya ngambang. Entah ada rapat, atau pertemuan bisnis dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian kejadiannya. Atau ia tidak mau berterus terang mengenai penghasilannya, atau tidak mau menjelaskan untuk apa saja pengeluaran uangnya. Sikap semacam ini sungguh sangat tidak disukai kaum wanita. Banyak para istri yang tersiksa karena sikap suami yang begitu tertutup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, Plinplan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap wanita sangat mendambakan seorang suami yang mempunyai pendirian. Bukan suami yang plinplan. Tetapi bukan diktator. Tegas dalam arti punya sikap dan alasan yang jelas dalam mengambil keputusan. Tetapi di saat yang sama ia bermusyawarah, lalu menentukan tindakan yang harus dilakukan dengan penuh keyakinan. Inilah salah satu makna qawwam dalam firman Allah: arrijaalu qawwamuun alan nisaa’ (An Nisa’:34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, Pembohong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kejadian para istri tersiksa karena sang suami suka berbohong. Tidak mau jujur atas perbuatannya. Ingat sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh ke tanah. Kebohongan adalah sikap yang paling Allah benci. Bahkan Nabi menganggap kebohongan adalah sikap orang-orang yang tidak beriman. Dalam sebuah hadits Nabi pernah ditanya: hal yakdzibul mukmin (apakah ada seorang mukmin berdusta?) Nabi menjawab: Laa (tidak). Ini menunjukkan bahwa berbuat bohong adalah sikap yang bertentangan dengan iman itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh tidak sedikit rumah tangga yang bubar karena kebohongan para suami. Ingat bahwa para istri tidak hanya butuh uang dan kemewahan dunia. Melainkan lenbih dari itu ia ingin dihargai. Kebohongan telah menghancurkan harga diri seorang istri. Karena banyak para istri yang siap dicerai karena tidak sanggup hidup dengan para sumai pembohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, Cengeng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri ingin suami yang tegar, bukan suami yang cengeng. Benar Abu Bakar Ash Shiddiq adalah contoh suami yang selalu menangis. Tetapi ia menangis bukan karena cengeng melainkan karena sentuhan ayat-ayat Al Qur’an. Namun dalam sikap keseharian Abu Bakar jauh dari sikap cengeng. Abu Bakar sangat tegar dan penuh keberanian. Lihat sikapnya ketika menghadapi para pembangkang (murtaddin), Abu Bakar sangat tegar dan tidak sedikitpun gentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang cenging cendrung nampak di depan istri serba tidak meyakinkan. Para istri suka suami yang selalu gagah tetapi tidak sombong. Gagah dalam arti penuh semangat dan tidak kenal lelah. Lebih dari itu tabah dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, Pengecut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah doa, Nabi saw. minta perlindungan dari sikap pengecut (a’uudzubika minal jubn), mengapa? Sebab sikap pengecut banyak menghalangi sumber-sumber kebaikan. Banyak para istri yang tertahan keinginannya karena sikap pengecut suaminya. Banyak para istri yang tersiksa karena suaminya tidak berani menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Nabi saw. terkenal pemberani. Setiap ada pertempuran Nabi selalu dibarisan paling depan. Katika terdengar suara yang menakutkan di kota Madinah, Nabi saw. adalah yang pertama kaluar dan mendatangi suara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri sangat tidak suka suami pengecut. Mereka suka pada suami yang pemberani. Sebab tantangan hidup sangat menuntut keberanian. Tetapi bukan nekad, melainkan berani dengan penuh pertimbangan yang matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan, Pemalas&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/ShP8KO8ig0I/AAAAAAAAANQ/2k45gW8PVm0/s1600-h/malas.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/ShP8KO8ig0I/AAAAAAAAANQ/2k45gW8PVm0/s200/malas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337887236105077570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara doa Nabi saw. adalah minta perlindingan kepada Allah dari sikap malas: allahumma inni a’uudzubika minal ‘ajizi wal kasal , kata kasal artinya malas. Malas telah membuat seseorang tidak produktif. Banyak sumber-sumber rejeki yang tertutup karena kemalasan seorang suami. Malas sering kali membuat rumah tangga menjadi sempit dan terjepit. Para istri sangat tidak suka kepada seorang suami pemalas. Sebab keberadaanya di rumah bukan memecahkan masalah melainkan menambah permasalah. Seringkali sebuah rumah tangga diwarnai kericuhan karena malasnya seorang suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesepuluh, Cuek Pada Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendidik anak tidak saja tanggung jawab seorang istri melainkan lebih dari itu tanggung jawab seorang suami. Perhatikan surat Luqman, di sana kita menemukan pesan seorang ayah bernama Luqman, kepada anaknya. Ini menunjukkan bahwa seorang ayah harus menentukan kompas jalan hidup sang anak. Nabi saw. Adalah contoh seorang ayah sejati. Perhatiannya kepada sang cucu Hasan Husain adalah contoh nyata, betapa beliau sangat sayang kepada anaknya. Bahkan pernah berlama-lama dalam sujudnya, karena sang cucu sedang bermain-main di atas punggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini banyak kita saksikan seorang ayah sangat cuek pada anak. Ia beranggapan bahwa mengurus anak adalah pekerjaan istri. Sikap seperti inilah yang sangat tidak disukai para wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesebelas, Menang Sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia mempunyai perasaan ingin dihargai pendapatnya. Begitu juga seorang istri. Banyak para istri tersiksa karena sikap suami yang selalu merasa benar sendiri. Karena itu Umar bin Khaththab lebih bersikap diam ketika sang istri berbicara. Ini adalah contoh yang patut ditiru. Umar beranggapan bahwa adalah hak istri mengungkapkan uneg-unegnya sang suami. Sebab hanya kepada suamilah ia menemukan tempat mencurahkan isi hatinya. Karena itu seorang suami hendaklah selalu lapang dadanya. Tidak ada artinya merasa menang di depan istri. Karena itu sebaik-baik sikap adalah mengalah dan bersikap perhatian dengan penuh kebapakan. Sebab ketika sang istri ngomel ia sangat membutuhkan sikap kebapakan seorang suami. Ada pepetah mengatakan: jadilah air ketika salah satunya menjadi api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduabelas, Jarang Komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para istri merasa kesepian ketika sang suami pergi atau di luar rumah. Sebaik-baik suami adalah yang selalu mengontak sang istri. Entah denga cara mengirim sms atau menelponnya. Ingat bahwa banyak masalah kecil menjadi besar hanya karena miskomunikasi. Karena itu sering berkomukasi adalah sangat menentukan dalam kebahagiaan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para istri yang merasa jengkel karena tidak pernah dikontak oleh suaminya ketika di luar rumah. Sehingga ia merasa disepelekan atau tidak dibutuhkan. Para istri sangat suka kepada para suami yang selalu mengontak sekalipun hanya sekedar menanyakan apa kabarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketigabelas, Tidak Rapi dan Tidak Harum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para istri sangat suka ketika suaminya selalu berpenampilan rapi. Nabi adalah contoh suami yang selalu rapi dan harum. Karena itu para istrinya selalu suka dan bangga dengan Nabi. Ingat bahwa Allah Maha indah dan sangat menyukai keindahan. Maka kerapian bagian dari keimanan. Ketika seorang suami rapi istri bangga karena orang-orang pasti akan berkesan bahwa sang istri mengurusnya. Sebaliknya ketika sang suami tidak rapi dan tidak harum, orang-orang akan berkesan bahwa ia tidak diurus oleh istrinya. Karena itu bagi para istri kerapian dan kaharuman adalah cermin pribadi istri. Sungguh sangat tersinggung dan tersiksa seorang istri, ketika melihat suaminya sembarangan dalam penampilannya dan menyebarkan bahu yang tidak enak. Allahu a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-7240573763210309914?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/7240573763210309914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/13-sifat-laki-laki-yang-tidak-disukai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7240573763210309914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7240573763210309914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/13-sifat-laki-laki-yang-tidak-disukai.html' title='13 Sifat Laki-laki Yang Tidak Disukai Perempuan'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/ShP8KO8ig0I/AAAAAAAAANQ/2k45gW8PVm0/s72-c/malas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-5551868342693087439</id><published>2009-05-20T19:31:00.002+07:00</published><updated>2009-05-20T19:35:54.355+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>Syaikh At-Tarbiyah (alm. Ust. Rahmat Abdullah)</title><content type='html'>Merendahlah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau kan seperti bintang-gemintang&lt;br /&gt;Berkilau di pandang orang&lt;br /&gt;Diatas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah seperti asap&lt;br /&gt;Yang mengangkat diri tinggi di langit&lt;br /&gt;Padahal dirinya rendah-hina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ust. Rahmat Abdullah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tak percaya aku mendengar kabar itu: kau sudah pergi untuk selamanya. Dan kenangan demi kenangan berkelebat cepat di benakku, menyisakan satu nama: Rahmat Abdullah. Kita memang tak banyak bertemu, tak banyak bercakap. Tapi percayakah kau, aku menjadikanmu salah satu teladan diri. Kau menjelma salah satu sosok yang kucinta. Tahukah kau, hampir tak ada tulisanmu yang tak kubaca? Dan setelah membacanya selalu ada sinar yang menyelusup menerangi kalbu dan pikiranku. Tidak sampai di situ, buku-bukumu selalu membuatku bergerak. Ya, bergerak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mungkin tak ingat tentang senja itu. Tapi aku tak akan pernah melupakannya. Saat itu kau baru saja pulang dari rumah sakit untuk memeriksakan kesehatanmu. Aku dan seorang teman menunggumu. Kami membutuhkanmu untuk memberi masukan terhadap apa yang tengah kami kerjakan. Tanpa istirahat terlebih dahulu, dengan senyuman dan kebersahajaan yang khas, kau menemui kami. Tak kau perlihatkan bahwa kau sedang tak sehat. Bahkan kau bawa sendiri makanan dan minuman untuk kami. Dengan riang kau menyemangati kami. "Ini kebaikan yang luar biasa," katamu. "Bismillah. Berjuanglah dengan pena-pena itu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kami mengundangmu untuk hadir pada acara milad organisasi kecil kami. Sekadar menyampaikan undangan, dan tak terlalu berharap kau datang, karena kami tahu kau sangat sibuk dengan begitu banyak persoalan ummat. Hari itu, bulan Juli 2002, milad ke 5 organisasi kami: Forum Lingkar Pena. Semua panitia direpotkan oleh banyak hal yang harus dikerjakan. Aku masih sempat bertanya pada panitia: "Adakah yang menjemput Pak Taufiq Ismail dan Pak Rahmat Abdullah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia menggeleng. Banyak yang harus dikerjakan. Tak ada mobil atau tenaga untuk menjemput. Sudahlah, pikirku. Pak Taufiq dan Pak Rahmat terlalu besar untuk hadir di acara seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hampir melompat ketika melihat Pak Taufiq Ismail datang sendirian dengan taksi dan menyapa kami riang. Dan aku tak percaya ketika tak lama kemudian kau muncul! "Ustadz, terimakasih sudah datang. Kami tidak menyangka...," sambutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tersenyum. "Saya sudah agendakan untuk datang," katamu. "Ini acara FLP. Istimewa." Mataku berkaca. Ini ustadz Rahmat Abdullah, ia terbiasa diundang sebagai pembicara dalam berbagai acara nasional sampai internasional. Dan kini ia sudi hadir sebagai undangan biasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf ustadz tidak dijemput. Ustadz naik apa tadi?" Naik bis. Tempatnya mudah dicari," katamu biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau sempat turut memberikan award dalam acara tersebut dan memimpin doa penutup. Aku menangis mendengar doa yang kau lantunkan, Ustadz. Kau berulangkali mendoakan agar organisasi kami: FLP selalu bisa melahirkan para pemuda yang tak akan berhenti berjuang dengan pena.... Pada akhir acara, kau turut berjongkok bersama para pemuda lainnya dan menandatangani spanduk yang kami gelar bertuliskan "Sastra untuk Kemanusiaan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mencintai sastra dan suka membuat puisi," ceritamu. Hari itu kehadiranmu benar-benar memberi semangat baru bagi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz, aku selalu mengenangmu sebagai suami dan ayah yang baik dalam keluarga. Sebagai guru sejati bagi ribuan da'i. Dan ketika kau terpilih menjadi anggota DPR RI tahun 2004 lalu, tak ada yang berubah darimu, kecuali usaha yang lebih keras untuk membuat rakyat tersenyum. Dalam keadaanmu yang sederhana, kau tak berhenti memberi zakat dan infaq dari gajimu. Kau satu dari sedikit orang yang pernah kutemui, yang sangat berhati-hati dengan amanah dan berjuang untuk menunaikannya tanpa cacat. Ah, pernahkah kau meminta tarif untuk mengisi ceramah? Tak ada. Kau bahkan pernah berkata: "Alhamdulillah ada lagi orang yang mau mendengarkan taushiyah dari hamba Allah yang lemah ini."&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/ShP45tFPwXI/AAAAAAAAANI/sIlUWqFSgKI/s1600-h/1862754827RahmatAbdullah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/ShP45tFPwXI/AAAAAAAAANI/sIlUWqFSgKI/s200/1862754827RahmatAbdullah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337883653602001266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terakhir kali kita bertemu, Ustadz, di sebuah jalan raya, sekitar akhir tahun lalu. Dan aku tak percaya, kau—anggota dewan yang terhormat--- masih saja menyetop kopaja. Kini dalam usia 53 tahun, kau pun kembali untuk selamanya. Ribuan orang, tak terhingga orang, datang mengiringi untuk terakhir kali, sambil tak henti bersaksi tentang keindahanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, Ustadz. Jalan kebaikan dan cinta yang selalu kau tempuh di dunia, semoga mengantarkanmu ke gerbang yang paling indah di sisiNya. Amiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tulisan ini adalah karya Helvy Tiana Rosa, penulis senior FLP&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-5551868342693087439?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/5551868342693087439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/syaikh-at-tarbiyah-alm-ust-rahmat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5551868342693087439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/5551868342693087439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/syaikh-at-tarbiyah-alm-ust-rahmat.html' title='Syaikh At-Tarbiyah (alm. Ust. Rahmat Abdullah)'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/ShP45tFPwXI/AAAAAAAAANI/sIlUWqFSgKI/s72-c/1862754827RahmatAbdullah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-8611923773131431037</id><published>2009-05-14T23:34:00.002+07:00</published><updated>2009-05-14T23:37:23.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>150 Fakta Unik di Dunia</title><content type='html'>1. Dari seluruh kata dalam bahasa Inggris, kata 'set' punya definisi paling banyak.&lt;br /&gt;2. Rata-rata tiap orang ketawa 10 kali sehari.&lt;br /&gt;3. Mata burung Onta lebih besar dari otaknya.&lt;br /&gt;4. "French Kiss" kalo di Perancis namanya "English Kiss".&lt;br /&gt;5. "Almost" adalah kata terpanjang dalam bahasa Inggris yang disusun mengikuti urutan alfabet.&lt;br /&gt;6. "Rhythm" adalah kata terpanjang dalam bahasa Inggris yang tidak mengandung huruf vokal.&lt;br /&gt;7. Horatio Nelson, salah seorang Admiral (Jenderal Angkatan Laut) legendaris di Inggris seumur hidupnya tidak pernah menemukan cara untuk menyembuhkan mabuk laut yang dideritanya.&lt;br /&gt;8. Tahun 1386, seekor babi dihukum gantung di depan publik di Perancis karena membunuh anak kecil.&lt;br /&gt;9. Kecoak bisa hidup selama beberapa minggu tanpa kepala.&lt;br /&gt;10. Queue adalah satu-satunya kata dalam bahasa Inggris yang dapat dibaca dengan cara yang sama ketika empat huruf terakhir dihilangkan.&lt;br /&gt;11. Kumbang itu rasanya kayak apel, tawon kayak pine nuts (sejenis kacang), kalo cacing kayak daging babi goreng.&lt;br /&gt;12. Di setiap benua pasti ada &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; bernama "&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Rome&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;".&lt;br /&gt;13. Jantung berdetak lebih dari 100.000 kali per hari.&lt;br /&gt;14. Kerangka Jeremy Bentham selalu hadir di setiap pertemuan penting di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placetype st="on"&gt;University&lt;/st1:placetype&gt; of &lt;st1:placename st="on"&gt;London&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;15. Tulang paha manusia lebih kuat daripada dinding semen..&lt;br /&gt;16. Kita tidak bisa bunuh diri dengan cara menahan napas.&lt;br /&gt;17. Orang bertangan kanan rata-rata hidup 9 tahun lebih lama dari yang kidal.&lt;br /&gt;18. Seperempat tulang di tubuh ada di kaki.&lt;br /&gt;19. Kuku jari tangan tumbuh 4 kali lebih cepat dari kuku jari kaki.&lt;br /&gt;20. Debu di rumah kita paling banyak terbentuk dari sel kulit mati.&lt;br /&gt;21. Tulang iga bergerak sekitar 5 juta kali setahun,seiring nafas.&lt;br /&gt;22. Gajah satu-satunya mamalia yang tidak bisa lompat.&lt;br /&gt;23. Diperkirakan taun 2080 penduduk dunia bakal mencapai 15 miliar jiwa.&lt;br /&gt;24. Mata cewek berkedip 2 kali lebih banyak dari cowok.&lt;br /&gt;25. Adolf Hitler adalah seorang vegetarian dan cuman punya satu testis.&lt;br /&gt;26. Madu adalah satu-satunya makanan yang ga bisa basi.&lt;br /&gt;27. Bulan yang dimulai dengan hari Minggu bakalan selalu punya "Friday the 13th."&lt;br /&gt;28. Coca-Cola tanpa pewarna, aslinya hijau.&lt;br /&gt;29. Rata-rata jantung landak berdetak 300 kali per menit.&lt;br /&gt;30. Lebih banyak orang terbunuh tiap tahun karena sengatan lebah daripada digigit ular.&lt;br /&gt;31. Sebatang isi pensil (pensil kayu) bisa dipake menulis sepanjang 35 mil atau menulis 50.000 kata.&lt;br /&gt;32. Alergi terhadap makanan/minuman yang paling banyak diderita orang adalah alergi terhadap susu sapi.&lt;br /&gt;33. Sidik lidah tiap orang tidak ada yang sama.&lt;br /&gt;34. Transfusi darah pertama dilakukan tahun 1667, ketika Jean-Baptiste mentransfusikan daah sebanyak 2 pint (sekitar 1 liter) dari domba keorang..&lt;br /&gt;35. 6 bahasa resmi PBB: English, French, Arabic, Chinese, Russian and Spanish.&lt;br /&gt;36. Bumi atau "Earth" adalah satu-satunya planet di tata surya yang diberi nama bukan dari nama dewa.&lt;br /&gt;37. Sendawa atau bersin di gereja di &lt;st1:state st="on"&gt;Nebraska&lt;/st1:state&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;USA&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, adalah melanggar hukum.&lt;br /&gt;38. Kita dilahirkan dengan 300 tulang, tapi ketika dewasa tinggal 206.&lt;br /&gt;39. Beberapa cacing bakal makan dirinya sendiri jika kelaparan.&lt;br /&gt;40. Lumba lumba tidur dengan satu mata terbuka.&lt;br /&gt;41. Tidak mungkin manusia bisa bersin dengan mata terbuka.&lt;br /&gt;42. Potongan permen karet di dunia tertua umurnya 9.000 tahun.&lt;br /&gt;43. Rekor penerbangan terlama seekor ayam adalah 13 detik.&lt;br /&gt;44. Queen Elizabeth I menyatakan bahwa dia adalah teladan kebersihan. Dia mandi 1 kali tiap 3 bulan. Baik membutuhkan atau tidak.&lt;br /&gt;45. Slug punya 4 hidung.&lt;br /&gt;46. Burung hantu adalah satu-satunya burung yang bisa lihat warna biru.&lt;br /&gt;47. Charles Osborne mengalami cegukan selama 69 tahun!&lt;br /&gt;48. Jerapah bisa ngorek kuping sendiri dengan lidahnya yang panjangnya 21 inci.&lt;br /&gt;49. Onta punya 3 kelopak mata untuk melindungi matanya dari pasir gurun.&lt;br /&gt;50. Posisi mata keledai memungkinkannya melihat keempat kakinya setiap saat.&lt;br /&gt;51. Sebelum Masehi bahasa inggrisnya adalah B.C (Before Christ). Setelah Masehi adalah A.D (Anno Domini)&lt;br /&gt;52. Ikan hiu kehilangan gigi lebih dari 6000 buah setiap tahun, dan gigi barunya tumbuh dalam waktu 24 jam&lt;br /&gt;53. Julius Caesar tewas dengan 23 tikaman&lt;br /&gt;54. Nama mobil Nissan berasal dari bahasa jepang Ni : 2 dan San : 3. Nissan : 23&lt;br /&gt;55. Jerapah dan tikus bisa bertahan hidup lebih lama tanpa air dari pada unta&lt;br /&gt;56. Perut memproduksi lapisan lendir setiap dua minggu agar perut tidak mencerna organnya sendiri.&lt;br /&gt;57. 98% dari perkosaan dan pembunuhan dilakukan oleh keluarga dekat atau teman korban.&lt;br /&gt;58. Semut dapat mengangkat beban 50 kali tubuhnya&lt;br /&gt;59. Deklarasi Kemerdekaan Amerika ditulis diatas kertas marijuana&lt;br /&gt;60. Titik diatas huruf i disebut 'title'&lt;br /&gt;61. Sebutir kismis yang dijatuhkan kedalam gelas berisi sampanye segar akan bergerak naik turun dalam gelas&lt;br /&gt;62. Benjamin Franklin anak bungsu dari orangtua bungsu keturunan ke 5 dalam keluarga bungsu.&lt;br /&gt;63. Triskaidekaphobia adalah ketakutan pada 13. Paraskevidekatriaph obia adalah ketekukan pada hari jumat tanggal 13 (bisa terjadi antara 1-3 kali setahun). di Italia, 17 adalah angka sial. di Jepang angka sial adalah 4&lt;br /&gt;64. Lidah jerapah panjangnya sekitar 50 cm&lt;br /&gt;65. Mulut menghasilkan 1 liter ludah setiap hari&lt;br /&gt;66. Kita bernafas kira-kira 23.000 kali setiap hari&lt;br /&gt;67. Kata ZIP (kode pos) adalah kepanjangan dari 'Zoning Improvement Plan'.&lt;br /&gt;68. Coca-Cola mengandung Coca (yang merupakan zat aktif pada kokain) dari tahun 1885 sampai 1903.&lt;br /&gt;69. Rata-rata kita bicara 5000 kata tiap hari (walaupun 80% nya kita bicara pada diri sendiri)&lt;br /&gt;70. Seandainya kuota air dalam tubuh kita berkurang 1%, kita langsung merasa haus&lt;br /&gt;71. 4 simbol raja pada kartu remi melambangkan 4 raja yang etrkenal di jaman masing-masing: Sekop = David/Raja Daud ; Keriting = Alexander the Great/Iskandar Agung ; Hati = Charlemagne/ Raja Prancis ; Wajik =Julius Caesar&lt;br /&gt;72. Seumur hidup kita meminum air sebanyak kurang lebih 75.000 liter&lt;br /&gt;73. Setiap orang, termasuk kembar identik, sidik jari dan tekstur lidahnya tidak ada yang sama.&lt;br /&gt;74. Titik merah pada 7-Up logo berasal dari penemunya yang bermata merah. Dia seorang albino.&lt;br /&gt;75. Pria kehilangan 40 helai rambut tiap hari. wanita 70 helai.&lt;br /&gt;76. Tanda 'save' pada Microsoft Office programs menunjukan gambar floppy disk dengan shutter terbalik&lt;br /&gt;77. Albert Einstein dan Charles Darwin,keduanya menikah dengan sepupu pertama mereka (Elsa Löwenthal dan Emma Wedgewood).&lt;br /&gt;78. Unta punya 3 kelopak mata.&lt;br /&gt;79. Sehelai rambut di kepala kita mempunyai masa tumbuh 2 sampai 6 tahun sebelum diganti dengan rambut baru&lt;br /&gt;80. Seseorang masih akan sadar selama 8 detik setelah dipenggal&lt;br /&gt;81. Otot yang bekerja paling cepat ditubuh kita adalah otot dikelopak mata yang membuat kita berkedip. kita bisa berkedip 5kali dalam sedetik&lt;br /&gt;82. Coklat dapat membunuh anjing,karena langsung mempengaruhi jantung dan susunan syarafnya&lt;br /&gt;83. Tanpa dicampur ludah di dalam mulut, kita tidak akan merasakan rasa makanan&lt;br /&gt;84. Kuku jari tangan tumbuh 4kali lebih cepat daripada kuku kaki&lt;br /&gt;85. 13% orang di dunia adalah kidal&lt;br /&gt;86. Hampir semua lipstik mengandung sisik ikan&lt;br /&gt;87. Bayi yang baru lahir berat kepalanya 1/4 dari berat tubuhnya&lt;br /&gt;88. Kita sebenarnya melihat dengan otak. mata hanya berupa kamera yang mengirim data ke otak. 1/4 bagian dari otak digunakan untuk mengatur kerja mata&lt;br /&gt;89. Kalajengking bisa dibunuh dengan menyiramnya dengan cuka,mereka akan murka dan menyengat dirinya sendiri&lt;br /&gt;90. Tahun 1830an saus tomat biasa dijual sebagai obat.&lt;br /&gt;91. Tiga monyet bijak punya nama: Mizaru (See no evil), Mikazaru (Hear no evil), and Mazaru (Speak no evil).&lt;br /&gt;92. &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;India&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; mempunyai Undang-undang hak untuk sapi&lt;br /&gt;93. Jika bersin terlalu keras dapat meretakkan tulang iga. JIka mencoba menahan bersin, bisa mengalami pecah pembuluh nadi di kepala dan leher trus mati . jika memaksa mata terbuka saat bersin, bola mata bisa meloncat keluar.&lt;br /&gt;94. Nama negara Filipina berasal dari nama Raja Phillip&lt;br /&gt;95. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Saudi Arabia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; berasala dari nama Raja Saud&lt;br /&gt;96. Anak-anak mempunyai 20 gigi awal. Orang dewasa punya 32&lt;br /&gt;97. Karena langkanya logam, piala Oscars yang dibagikan pada perang dunia ke II terbuat dari kayu&lt;br /&gt;98. Setiap Siklus 11 tahun, kutub magnet pada matahari bertukar tempat. Siklus ini makan "Solarmax".&lt;br /&gt;99. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; 318,979,564, 000 kemungkinan kombinasi pembukaan pertama pada catur.&lt;br /&gt;100. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; lebih dari 300 bakteri pembentuk karang gigi&lt;br /&gt;101. Macan adalah anggota terbesar dalam keluarga kucing&lt;br /&gt;102. Nomer "172" dapat ditemukan pada uang kertas 5 dollar amerika, pada gambar semak-semak dibawah Lincoln Memorial.&lt;br /&gt;103. Pohon kelapa membunuh 150 orang tiap tahun. Lebih banyak daripada hiu&lt;br /&gt;104. Pada poster film 'Pretty Woman' Julia Robets terlalu pendek untuk bisa sejajar dengan Richard Gere. Maka digunakan model Shelley Michelle sebagai tubuh Julia.&lt;br /&gt;105. Daerah kutub kehilangan matahari selama 186 hari dalam setahun&lt;br /&gt;106. Kode Telephone Internasional untuk Antartica adalah 672.&lt;br /&gt;107. Bom pertama sekutu dijatuhkan di &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Berlin&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; pada perang dunia ke II. Membunuh satu-satunya gajah di Kebun Binatang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Berlin&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;br /&gt;108. Rata-rata hujan jatuh dengan kecepatan 7 mil per jam&lt;br /&gt;109. Butuh 10 tahun bagi Leonardo Da Vinci untuk melukis Mona Lisa.Lukisan itu tidak ditandai dan di beri tanggal. Leonardo dan Mona mempunya susunan tulang yang persis sama dan menurut sinar X, ada 3 versi lukisan dibawah lukisan itu.&lt;br /&gt;110. Nama dari kembar gemini adalah Castor dan Pullox&lt;br /&gt;111. Gerakan Bruce Lee sangat cepat sehingga mereka harus melambatkan filam agar kita bisa melihat semua gerakannya.&lt;br /&gt;112. Satu kilo dari berat badan kita mengandung 7000 kalori&lt;br /&gt;113. Darah sama kental dengan air laut&lt;br /&gt;114. Air laut di samudra Atlantik lebih asin dari pada di samudra Pasifik&lt;br /&gt;115. Topeng tokoh Michael Myers di film horor 'Helloween' sebenernya topeng tokoh Captain Kirk (Star Trek) yang di cat putih, karena kurang dana&lt;br /&gt;116. Nama asli butterfly (kupu-kupu) adalah flutterby.&lt;br /&gt;117. Bayi lahir setiap 7 detik&lt;br /&gt;118. Satu dari 14 wanita Amerika berambut pirang asli. Prianya hanya satu dari 17&lt;br /&gt;119. The Olympic adalah saudara dari kapal Titanic, dan melayani dengan selamat selama 25 tahun.&lt;br /&gt;120. Saat Titanic karam, 2228 orang ada di dalamnya. Hanya 706 yang selamat&lt;br /&gt;121. Di Amerika, seseorang didiagnosa menderita AIDS tiap 10 menit. Di Afrika, seseorang meninggal karena AIDS tipa 10 menit&lt;br /&gt;122. Sampai usia 6 bulan, bayi bisa menelan dan bernapas secara bersamaan. Orang dewasa tidak bisa&lt;br /&gt;123. Alasan kenapa diiklan jam kebanyakan jarum menunjuk pukul 10.10, karena jam seperti sedang tersenyum&lt;br /&gt;124. Tiap tahun bulan menjauh 3.82 cm dari bumi&lt;br /&gt;125. Saat kita bertahan hidup dan tidak ada bahan makanan, sabuk kulit dan sepatu keds adalah makanan terbaik untuk dimakan karena mengandung cukup gizi untuk hidup sementara.&lt;br /&gt;126. Dalam satu tetes air mengandung 50 juta bakteri&lt;br /&gt;127. Dengan menaikan kaki pelan2 dan berbaring tenang dengan punggung lurus, kita tidak akan tenggelam di pasir hisap.&lt;br /&gt;128. Satu dari 10 orang hidup di suatu pulau&lt;br /&gt;129. Memakan seledri membuang kalori lebih banyak dari pada kalori yang terkandung dalam seledri itu sendiri&lt;br /&gt;130. Lobster dapat hidup selama 100 tahun&lt;br /&gt;131. Permen karet tidak dijual di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Disney&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Land&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;br /&gt;132. Mangunyah permen karet saat mengupas bawang mencegah kita menangis&lt;br /&gt;133. Rahang kucing gak bisa bergerak kekiri dan kanan&lt;br /&gt;134. Nama Artic (kutub utara) berarti beruang dalam bahasa Yunani (Arktos), dan memang beruang kutub hanya ada di kutub utara&lt;br /&gt;135. Jika kira berdiri di dasar sumur, kita bisa melihat bintang walaupun di siang hari&lt;br /&gt;136. Suara yang kita dengar dari dalam kerang bukan suara ombak laut, tapi suara aliran darah dalam kepala kita.&lt;br /&gt;137. Orang lbh banyak yang menderita ketakutan pada ruang terbuka (kenophobia) daripada ketakukan pada ruang tertutup (claustrophobia) .&lt;br /&gt;138. Tehnik mengaduk terbaik bukan dengan gerakan memutar, tapi dengan gerakan huruf W&lt;br /&gt;139. Adegan band yang terus bermain musik saat Titanic tenggelam adalah kisah nyata&lt;br /&gt;140. Buku Guinness Book of Records memegang rekor sebagai buku yang paling banyak dicuri dari perpustakaan&lt;br /&gt;141. 35% dari orang yang ikut kontak jodoh lewat internet, sudah menikah&lt;br /&gt;142. Otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah&lt;br /&gt;143. Secara fisik, babi tidak bisa melihat ke langit&lt;br /&gt;144. Semua beruang kutub kidal&lt;br /&gt;145. Kelelawar selalu belok kiri jika terbang keluar gua&lt;br /&gt;146. Jim Henson pertama kali memakai kata "Muppet". Kombinasi dari "marionette" dan "puppet."&lt;br /&gt;147. Siput bisa tidur selama 3 tahun&lt;br /&gt;148. The Michelin man (figur berbaju dan bertopi putih diiklan Michelin) bernama Mr. Bib. nama aslinya Bibendum pada iklan pertama tahun 1896.&lt;br /&gt;149. Kita tidak bisa menjilat siku kita sendiri&lt;br /&gt;150. Kata "lethologica" menggambarkan saat dimana kita tidak bisa mengingat apa yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber : maubaca.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-8611923773131431037?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/8611923773131431037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/150-fakta-unik-di-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8611923773131431037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8611923773131431037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/150-fakta-unik-di-dunia.html' title='150 Fakta Unik di Dunia'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-2201312965574410546</id><published>2009-05-14T01:02:00.002+07:00</published><updated>2009-05-14T01:06:30.213+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ibroh'/><title type='text'>Jalan dan Cobaan</title><content type='html'>Setiap manusia memiliki jalan hidup.&lt;br /&gt;Setiap manusia memiliki pilihan hidup.&lt;br /&gt;Dan setiap manusia memilki kemampuan untuk mengubah hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia pasti mendapat cobaan.&lt;br /&gt;Setiap manusia memiliki cara dan jalan sendiri dalam menghadapi cobaan.&lt;br /&gt;Dan setiap manusia pasti mendapatkan cobaan tidak lebih dari kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang cobaan itu besar,maka itulah tingkat kasih sayang Alloh kepada hambaNya.&lt;br /&gt;Jika memang cobaan itu berat,maka itulah timbangan ketaqwaanmu di sisi Alloh.&lt;br /&gt;Jika memang cobaan itu hebat,maka itulah daya juang dirimu di mata Alloh.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgsMAUeQjuI/AAAAAAAAAMo/Jdcv-ym2x2Q/s1600-h/sujud2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 127px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgsMAUeQjuI/AAAAAAAAAMo/Jdcv-ym2x2Q/s200/sujud2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335371383185641186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya."&lt;br /&gt;QS Al BAqoroh:286&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku,bersyukurlah jika memang Alloh memberimu cobaan yang besar. Karena sesungguhnya itulah bukti 'perhatian' Alloh kepada dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku,bergembiralah jika memang Alloh memberimu cobaan yang berat. Karena saat itulah Alloh menghendaki dirimu naik ke 'tingkat kehidupan' yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku,bertakbirlah! Ketika engkau menghadapi cobaan yang hebat. Karena Alloh selalu bersama hambaNya yang ikhlas dan tawakkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallohu a'lam bisshowab.&lt;br /&gt;Arief Al Fikri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-2201312965574410546?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/2201312965574410546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/jalan-dan-cobaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2201312965574410546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/2201312965574410546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/jalan-dan-cobaan.html' title='Jalan dan Cobaan'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgsMAUeQjuI/AAAAAAAAAMo/Jdcv-ym2x2Q/s72-c/sujud2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-8337019169371514902</id><published>2009-05-13T13:24:00.006+07:00</published><updated>2009-05-13T13:56:24.024+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Desain'/><title type='text'>Pin, pin, pin!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgpsaBuCi4I/AAAAAAAAAMA/FRJS2CFexh4/s1600-h/Pajak+Pink.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgpsaBuCi4I/AAAAAAAAAMA/FRJS2CFexh4/s320/Pajak+Pink.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335195902967712642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgppY_DHhMI/AAAAAAAAALw/bmCl6npkpHs/s1600-h/Muslim+Pajak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 318px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgppY_DHhMI/AAAAAAAAALw/bmCl6npkpHs/s320/Muslim+Pajak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335192586536060098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgppYlM5vGI/AAAAAAAAALg/oqqP8WqXy-4/s1600-h/Mertua+bijak.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgppYlM5vGI/AAAAAAAAALg/oqqP8WqXy-4/s320/Mertua+bijak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335192579597778018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgppYIg4xGI/AAAAAAAAALQ/sr7lGfCZQ4A/s1600-h/Anti+Korupsi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgppYIg4xGI/AAAAAAAAALQ/sr7lGfCZQ4A/s320/Anti+Korupsi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335192571896972386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-8337019169371514902?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/8337019169371514902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/pin-pin-pin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8337019169371514902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/8337019169371514902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/pin-pin-pin.html' title='Pin, pin, pin!'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SgpsaBuCi4I/AAAAAAAAAMA/FRJS2CFexh4/s72-c/Pajak+Pink.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-7751231681160487547</id><published>2009-05-13T00:58:00.001+07:00</published><updated>2009-05-13T01:06:31.879+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Desain'/><title type='text'>Kertas Dinding PKS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jtZ9zCI/AAAAAAAAAKw/qgh-BFRS5xQ/s1600-h/PKS+06.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jtZ9zCI/AAAAAAAAAKw/qgh-BFRS5xQ/s320/PKS+06.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335000356243754018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jSqTdZI/AAAAAAAAAKo/0Pk98IcbN6g/s1600-h/PKS+05.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jSqTdZI/AAAAAAAAAKo/0Pk98IcbN6g/s320/PKS+05.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335000349064525202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jNBkrvI/AAAAAAAAAKg/3LwvIJRh82Q/s1600-h/PKS+04.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jNBkrvI/AAAAAAAAAKg/3LwvIJRh82Q/s320/PKS+04.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335000347551510258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jJc18gI/AAAAAAAAAKY/HBZi8KErAcM/s1600-h/PKS+03.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jJc18gI/AAAAAAAAAKY/HBZi8KErAcM/s320/PKS+03.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335000346592145922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-7751231681160487547?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/7751231681160487547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/kertas-dinding-pks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7751231681160487547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/7751231681160487547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/kertas-dinding-pks.html' title='Kertas Dinding PKS'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm6jtZ9zCI/AAAAAAAAAKw/qgh-BFRS5xQ/s72-c/PKS+06.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-6003333999362558197</id><published>2009-05-12T23:00:00.007+07:00</published><updated>2009-05-13T00:43:26.888+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>Sepenggal Kisah Hijrahku (2)</title><content type='html'>..bismillaah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu sungguh berbeda. Kemeja putih dan sepan dasar hitam melekat di tubuh. Hari pertama masuk kuliah! memulai satu langkah kecil yang akan terus berlanjut hingga 1ooo mil, bahkan lebih. 1E, itu kelas yang saya masuki. Bertemu dengan beberapa teman yang sudah saya kenal dari SMA dan dari kelompok DINAMIKA (ospek kampus STAN). Tahun pertama yang menyenangkan, santai, bersemangat, seru, dan unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian saya mendapat SMS undangan untuk menghadiri mentoring dari mentor DINAMIKA saya, Mas Arif Kusudiardi. Senangnya, berkumpul kembali dengan saudara-saudara seperjuangan DINAMIKA 2006. Setelah berkumpul kami membentuk suatu lingkaran, dan acara dimulai dengan bacaaan tasmiyah, tilawah Quran bergiliran, dan 'ceramah' dari Mas Arif. Awalnya saya cukup heran, apakah ini tujuan dari 'reuni' kami setelah DINAMIKA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pekan kemudian posisi Mas Arif sebagai mentor digantikan oleh adik kelasnya, Mas Afip Agrianto. Sejak itu pula saya mulai jarang datang ke acara mentoring. Walau terkadang ingin datang dan berkumpul kembali dengan sahabat. Ya, masa-masa hampa itu cukup menjerumuskan saya ke kehidupan yang tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya suatu shubuh saya mendapat 'seberkas cahaya'. Mungkin saat itulah saya mendapat suatu hal yang dinamakan kedewasaan. Saya mulai menyadari pentingnya ilmu agama dalam hidup, sebagai petunjuk ke jalan yang lurus dan sebagai cahaya di gelapnya dunia. Segera saya kembali ke kelompok mentoring, cukup ironis ketika sahabat-sahabat yang 'tersisa' di kelompok mentoring hanya 5 orang, dan itupun tidak rutin semuanya hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, setelah mendapatkan 'secercah cahaya' itu, hari-hari saya menjadi semakin bermakna dan penuh dengan nilai-nilai Islami. Samapi suatu malam setelah pulang dari mentoring saya melakukan sesuatu hal yang sangat menentukan perubahan dalam hidup saya. Malam itu saya memutuskan hubungan 'khusus' saya dengan seorang wanita yang telah saya jalani dari SMA. Hubungan itulah yang selama ini membuat saya lalai dan terlena dalam hidup. Maka itulah titik balik perubahan dalam hidup saya. Sungguh, setelah hal itu saya lakukan. Rasanya seperti hilang beban tubuh 20 kg!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan mentoring saya jalani hingga tahun pertama saya kuliah di STAN. Kehidupan organisasi pun sudah saya ikuti dan mendapatkan banyak pengalaman dan pencerahan untuk kehidupan yang lebih baik sebagai seorang muslim. Hingga di akhir kuliah tahun pertama ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;open recruitment&lt;/span&gt; kepanitiaan ospek kampus STAN (DINAMIKA). Sebagai seorang mahasiswa dan aktivis pemula maka saya tidak ingin ketinggalan dalam kontribusi untuk kampus tercinta. Maka saya putuskan untuk mendaftar di bidang Mentoring. Sungguh, suatu keputusan yang berat mengingat tugas seorang mentor yang jauh dari ringan dan membutuhkan ke-istiqomah-an dan kesungguhan mendalam. Hal tersebut telah saya komunikasikan kepada Mas Afip dan beliau mendukung sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm0mUVJshI/AAAAAAAAAKQ/rxSoC9we80Y/s1600-h/Mentoring+DINAMIKA+2007.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm0mUVJshI/AAAAAAAAAKQ/rxSoC9we80Y/s200/Mentoring+DINAMIKA+2007.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334993803982516754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari situlah saya belajar banyak hal dan menanjak ke 'tingkat kehidupan' yang lebih dari sebelumnya. Saya mulai belajar bagaimana mekanisme jama'i, kehidupan tarbiyah, dan apa makna dan tujuan dari tarbiyah itu sendiri. Dari sanalah kehidupan saya sebagai seorang murobbi dimulai. Mulai dari sabar dan menguatkan diri dalam menyikapi kehadiran adik-adik binan yang semakin pekan semakin berkurang, sampai sempat terkejut melihat akhlaq binaan. Yah, suka-duka seorang murobbi, pewaris para nabi, insyaAlloh akan saya kisahkan di artikel lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan tarbiyah mulai merasa mengubah dan 'menguasai' hidup saya. Dari mahasiswa yang biasa menjadi mahasiswa yang ada di mana-mana. Dari mahasiswa yang tak tahu apa talentanya menjadi mahasiswa yang dituntut menguasai semua bidang. Alhamdulillah, saya sendiri termasuk orang yang memiliki kreativitas lebih dalam bidang seni, dan hal ini saya kembangkan melalui belajar desain grafis. Baru saja belajar satu bulan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;job&lt;/span&gt; untuk membuat desain jaket pun datang dan cukup membuat saya kebingungan. Alhamdulillah, saya sendiri berhasil membuat desain sederhana dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;skill&lt;/span&gt; desain masih pemula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, kehidupan tarbiyah sangat indah dan berwarna. Mungkin tarbiyah bukan segalanya, tapi segalanya bisa lahir dari tarbiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-6003333999362558197?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/6003333999362558197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6003333999362558197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/6003333999362558197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-2.html' title='Sepenggal Kisah Hijrahku (2)'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgm0mUVJshI/AAAAAAAAAKQ/rxSoC9we80Y/s72-c/Mentoring+DINAMIKA+2007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-1511065713779826964</id><published>2009-05-11T22:06:00.000+07:00</published><updated>2009-05-11T22:58:36.047+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alkisah'/><title type='text'>Sepenggal Kisah Hijrahku (1)</title><content type='html'>..Bismillaah..&lt;br /&gt;"..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi  (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui,  sedang kamu tidak mengetahui."&lt;br /&gt;QS Al Baqoroh : 216&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, ayat itulah yang selama ini begitu mengusik pikiran saya, dan membantah semua argumen-argumen kesombongan yang ada di dalam otak saya. Argumen-argumen kesombongan seorang anak SMA yang baru menemukan kesenangan dunia, kesenangan masa pubernya, kesenangan aktualisasi dirinya, dan kesenangan-kesenangan semu lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompleks, itulah yang saya rasakan ketika mengingat kembali masa-masa itu. Masa-masa yang kompleksl; penuh tawa, canda, kesombongan, kebebasan, hedonisme, persaingan, cinta, nafsu, perjuangan, doa, tangis, haru, semua bercampur aduk. Mulai dari ketika saya masuk asrama di tingkat pertama SMA, memulai hidup dengan orang-orang yang notabene memiliki tingkat intelegensi di atas rata-rata dan berasal dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan materi lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dengan gaya sederhana dan rasa rendah hati yang maish kental di antara anak-anak popular dan talenta luar biasa, butuh waktu cukup lama untuk bisa 'mengejar' langkah mereka. Sampai akhirnya saya juga 'terwarnai' oleh gaya hidup di SMA saya. Cukup ironis ketika saya tak mampu menyeimbangkan perkembangan akademis dan perkembangan psikologis saya sebagai remaja yang mencari jati diri dan talenta. Sungguh, masa-masa yang menyenangkan, menantang, namun terwarnai dengan jalan hedonisme yang meruntuhkan nilai-nilai ruhiyah Islam dalam diri.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghJqYjiJ1I/AAAAAAAAAJU/G2Ut5USvbMA/s1600-h/Kisah-Klasik.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghJqYjiJ1I/AAAAAAAAAJU/G2Ut5USvbMA/s200/Kisah-Klasik.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334594751115175762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya saya mendapatkan 'tempat' tersendiri di SMA. Hidup dengan jalan anak band SMA yang cukup membuat saya dikenal. Mencoba meniti jalan cinta (nafsu) anak SMA dengan adik kelas saya hingga beberapa tahun. Merangkak dan akhirnya berjalan dalam akademis SMA hingga akhirnya,alhamdulillah,dengan tidak terduga saya berhasil mendapat satu kursi di jurusan Teknik Arsitektur UGM. Sungguh suatu anugrah yang amat luar biasa bagi diri ini, karena memang dari kecil menggambar dan  mendesain adalah hobi dan cita-cita saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga, suatu unit yang sempat 'asing' untuk diri saya di masa SMA. Interaksi dengan anggota keluarga yang jarang dan itu pun jika perlu. Mungkin cukup wajar untuk anak-anak SMA yang mulai merasa dirinya mandiri dan tak perlu bantuan keluarga. Saya sering berdebat dengan ayah soal hal-hal sepele. Sering marah dengan adik-adik yang saya rasa mengganggu privasi saya, padahal mereka hanya ingin bermain dengan kakaknya. Sungguh, masa-masa yang menyedihkan bagi saya untuk diingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya setelah lulus dari SMA dan memulai persiapan beranjak ke dunia kuliah, orang tua menyarankan untuk ikut ujian masuk STAN. Dari SMA memang saya cukup seing ikut Try Out USM STAN, bukan karena ingin masuk STAN, tapi karena memang soal-soal USM STAN sangat menghibur bagi saya. Soal-soal dengan permainan logika dan cara berpikir yang beda untuk saya. Hingga akhirnya saya ikut USM STAN tanpa ambisi apa-apa, berbeda dengan beberapa shabat yang telah ikut bimbingan belajar dan mempersiapkan strategi-strategi ke depan untuk masuk STAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ujian. Dengan santai dan mantap saya jawab semua soal. Dengan beberapa sola saya terka sembarang, saya kumpulkan kertas jawaban itu tanpa beban dan dengan senyum santai. Sempat ngobrol dengan bapak pengawas dan saya masih ingat pesannya ketika saya mengumpulkan kertas jawabn: "sampai ketemu di STAN ya?". Dan alhamdulillah, luar biasa, Allohu akbar! Saya berhasil masuk dalam list mahasiswa baru STAN 2006. Cukup unik ketika saya mengingat kembali kata-kata dari bapak pengawas ujian STAN tersebut. Namun saya lupa menanyakan nama dan alamat bapak itu. Terima kasih banyak pak, atas doanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengumuman kelulusan itu saya lihat di suatu warnet di Jogja. Ketika itu saya sudah menjalani kuliah di Arsi UGM selama 3 hari. Hari itu biasa-biasa saja. Tidak ada perasaan istimewa dan deg-degan dalam menanti pengumuman STAN. Namun memang orang tua sayan begitu mengharapkan kelulusan saya di STAN. Ketika membuka homepage pengumuman itu, saya tidak menemukan nama saya, justru menemukan nama dua orang teman satu SMA. Anehnya, daftar itu hanya berisi 50 orang, sedangkan kuota mahasiswa STAN ditargetkan mencapai 2000 orang tiap angkatan.Setelah saya cek ternyata saya salah daftar, yang saya lihat di awal tadi adalah daftar kelulusan D1 khusus pegadaian. Akhirnya dengan mengucap basmallah saya membuka page pengumuman STAN dan mencari-cari no.ujian saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah,ada. Saya lupa berapa dulu no. ujian saya, tapi benar-benar menyenangkan dan menenangkan hati. Seketika saya langsung menyungkur ke lantai dan sujud syukur kepada Alloh SWT. Entah apa komentar orang-orang yang ada di warnet waktu itu, saya tidak peduli. Rasa syukur saya waktu itu sebenarnya bukanlah rasa syukur karena masuk STAN, namun rasa syukur saya karena dapat membahagiakan dan menjawab impian orang tua saya yang benar-benar mengharapkan saya masuk STAN. Sungguh, mulai malam itu saya dapat tersenyum bangga ketika melihat foto ayah dan ibu di dompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-1511065713779826964?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/1511065713779826964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1511065713779826964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/1511065713779826964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/sepenggal-kisah-hijrahku-1.html' title='Sepenggal Kisah Hijrahku (1)'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghJqYjiJ1I/AAAAAAAAAJU/G2Ut5USvbMA/s72-c/Kisah-Klasik.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-628332953293095552.post-9130327484929313244</id><published>2009-05-11T21:35:00.000+07:00</published><updated>2009-05-11T22:05:15.560+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sederhana Penuh Makna'/><title type='text'>Muqoddimah</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-size:130%;" &gt;Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,&lt;br /&gt;Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.&lt;br /&gt;Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,&lt;br /&gt;Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,&lt;br /&gt;Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;QS Al Alaq : 1-5&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgg9WFgtZSI/AAAAAAAAAJM/MepztKOEb88/s1600-h/Lovely+Cloud.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 220px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgg9WFgtZSI/AAAAAAAAAJM/MepztKOEb88/s320/Lovely+Cloud.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334581208266138914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat pertama AlQuran al Kariim yagn diturunkan Alloh SWT kepada baginda Rasululloh SAW melalui sang pemimpin malaikat, Jibril. Sungguh menjadi suatu pembelajaran yang sangat luar biasa bagi setiap orang yang akan memulai lembaran baru dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca, suatu perintah awal nan sederhana dari Alloh kepada Nabi-Nya. Apakah itu hal yang sepele? mungkin, namun akan sangat berbeda hasil yang akan kita peroleh jika kita meremehkan kegiatan membaca ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummat Islam sendiri pun memiliki suatu cara yang amat indah dalam memulai sesuatu, yaitu dengan mengucapkan tasmiyah/basmallah. Mengawali sesuatu dengan nama Tuhannya, sungguh sesuatu yang amat luar biasa. Perjalanan 1000 mil pun dimulai dengan 1 langkah kecil. Dan alangkah indahnya jika langkah kecil itu dimulai dengan tasmiyah dan niat yang ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari cinta, membaca dengan cinta, menulis dengan cinta, berbuat untuk cinta,dan mendambakan cinta. Cinta abadi, seperti apa? cinta yang dasar dan tujuannya abadi, maka jadikanlah dasar dan tujuan cintamu hanyalah Alloh semata, karena hanya Alloh yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga blog yang ana buat dengan cukup mendadak ini, sekaligus sebagai sarana belajar blogging ini (?) membawa banyak manfaat untuk ummat dan ana sendiri. Wallohu a'lam bisshowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*alfikr, 11 Mei 2009,22.00&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/628332953293095552-9130327484929313244?l=baitul-fikr.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/feeds/9130327484929313244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/muqoddimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/9130327484929313244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/628332953293095552/posts/default/9130327484929313244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baitul-fikr.blogspot.com/2009/05/muqoddimah.html' title='Muqoddimah'/><author><name>Baitul Fikr</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01555467522518767827</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/SghL__WdAPI/AAAAAAAAAJg/2rV538MfCrs/S220/DSC05183.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1wzayTrqwPc/Sgg9WFgtZSI/AAAAAAAAAJM/MepztKOEb88/s72-c/Lovely+Cloud.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
